Perang Ukraina Mencegah Ekonomi Rusia Jatuh ke Jurang Resesi

Rabu, 02 Oktober 2024 - 07:34 WIB
loading...
A A A
Rusia dilaporkan menyisihkan 13,2 triliun rubel untuk anggaran pertahanan tahun depan yang menyentuh rekor, semua itu disebut membantu merangsang ekonomi Rusia. "Namun, pengeluaran monster semacam itu tidak bisa berlanjut selamanya," kata Gorodnichenko.

"Dengan uang pemerintah, mereka dapat menjaga ekonomi tetap bertahan, tetapi pada titik tertentu pemerintah akan kehabisan uang, jadi mereka harus berhenti, dan mereka akan mengalami resesi," tambahnya.

Masalah Ekonomi Moskow

Ada banyak bendera merah yang dikibarkan di dalam ekonomi Rusia. Inflasi menjadi salah satu masalah terbesar, kata Zagorsky. Menurut layanan statistik resmi Rusia, harga konsumen naik 9% dari tahun ke tahun pada bulan Agustus.

Namun Zagorsky berspekulasi bahwa inflasi bisa berjalan jauh lebih panas dari itu. Bank of Russia menaikkan suku bunga menjadi 19% pada bulan September – tertinggi sejak invasi Ukraina dimulai – yang mendorong para bankir sentral untuk mengambil langkah kebijakan darurat.

"Ini menunjukkan kepada saya bahwa inflasi kemungkinan akan lebih tinggi, dan mereka sedikit meremehkan laporan," kata Zagorsky, menunjuk pada praktik Uni Soviet yang meremehkan angka inflasinya selama Perang Dingin.

Ekonomi Rusia juga terganggu oleh masalah mata uang, kata Gorodnichenko, melihat pada terbatasnya akses Rusia ke dolar sebagai akibat dari sanksi Barat. Menurutnya semua itu menghambat kemampuan Moskow untuk berdagang, terutama untuk produk minyak dan minyak mentahnya, yang menjadi bagian penting dari total pendapatan Kremlin.

Seperti diketahui Rusia sudah beralih ke mata uang alternatif, seperti yuan China, untuk meningkatkan neracanya dan menjaga perdagangan tetap berjalan. Tapi saat ini reminibi terancam kekurangan pasokan, ketika perusahaan-perusahaan China semakin ragu untuk melakukan bisnis dengan Rusia karena takut menjadi sasaran sanksi sekunder dari AS dan negara-negara Barat lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
Rekomendasi
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Tangis Nanik S Deyang...
Tangis Nanik S Deyang Pecah setelah Dilantik Prabowo sebagai Kepala BGN
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Berita Terkini
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
Infografis
Ukraina Mengharapkan...
Ukraina Mengharapkan 3 Juta Peluru Sekutu untuk Akhiri Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved