Ekonomi Kurang Kompetitif, Macron: Uni Eropa Bisa Mati

Jum'at, 04 Oktober 2024 - 07:26 WIB
loading...
Ekonomi Kurang Kompetitif,...
Presiden Prancis, Emmanuel Macron mengingatkan, ekonomi Uni Eropa perlu menjadi lebih kompetitif dengan AS dan China, jika tidak ingin mati. Foto/Dok
A A A
BERLIN - Ekonomi Uni Eropa (UE) tertinggal di belakang AS (Amerika Serikat) dan China akibat dengan regulasi yang berlebihan. Presiden Prancis, Emmanuel Macron mengingatkan, ekonomi Uni Eropa perlu menjadi lebih kompetitif dengan AS dan China , jika tidak ingin mati.

Menurut Macron yang berbicara dalam Dialog Global Berlin, blok 27 negara itu tertinggal di belakang Washington dan Beijing, dimana keduanya telah melampaui Uni Eropa dalam hal output ekonomi dan investasi.

Baca Juga: AS dan UE Ketar-ketir Hadapi Model Ekonomi Alternatif China

Macron juga memperingatkan bahwa Uni Eropa berada dalam situasi yang sangat genting dan dapat menghadapi masalah yang besar jika gagal memperdalam pasar tunggalnya dan menyelesaikan "fragmentasi."

"Uni Eropa bisa mati, kita berada di ambang momen yang sangat penting," kata presiden Prancis seperti dilansir RT.

Baca Juga: Uni Eropa Tarik Rem Darurat, Serukan Larangan Impor dari Ukraina

"Model kita sebelumnya sudah berakhir – kita mengatur secara berlebihan dan kurang berinvestasi. Dalam dua hingga tiga tahun yang akan datang, jika kita mengikuti agenda klasik kita, kita akan keluar dari pasar," ungkapnya.

Selainn itu Macron juga mengingatkan, bahwa Uni Eropa gagal untuk segera mereformasi peraturan, blok tersebut akan dipaksa untuk menerapkan rencana penyelamatan dalam waktu lima hingga sepuluh tahun, mendatang.

Lantaran itu, Macron meminta negara-negara anggota Uni Eropa untuk menekan aturan perdagangan global yang adil. Sejalan dengan itu, juga mendesak Brussels agar menyelesaikan paket aturan keuangan serikat perbankan, menurut Bloomberg.

Pernyataan Macron menggemakan peringatan yang diterbitkan dalam laporan "daya saing ekonomi" Mario Draghi bulan lalu. Mantan presiden Bank Sentral Eropa dan perdana menteri Italia itu mengatakan, Uni Eropa membutuhkan investasi tahunan sebesar USD890 miliar, yang merupakan sekitar 4,5% dari PDB seluruh blok UE, untuk bisa mengimbangi AS dan China.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Hasil Lawatan dari Prancis,...
Hasil Lawatan dari Prancis, Prabowo Bawa Oleh-oleh Kerja Sama Rp61,25 Triliun
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Eropa Diam-diam Borong...
Eropa Diam-diam Borong Gas Rusia hingga Tembus Rekor, Terjebak Skenario Krisis Energi?
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Rekomendasi
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
Berita Terkini
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved