Tekan Pengangguran, KPI Balongan Latih Pemuda Indramayu Jadi Juru Las
Jum'at, 04 Oktober 2024 - 14:54 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: AS dan Israel Bahas Rencana Serang Fasilitas Minyak Iran
"Program ini tidak hanya meningkatkan pendapatan mereka, tetapi juga berkontribusi dalam menurunkan tingkat kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Indramayu," tandasnya.
Program pemberdayaan pemuda melalui juru las menurutnya juga berkontribusi terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs poin 1, tanpa kemiskinan. Dengan memberikan bekal keterampilan, para pemuda tersebut memperoleh akses pekerjaan sehingga dapat menurunkan tingkat kemiskinan sebesar 0,1% dari jumlah penduduk miskin di Kabupaten Indramayu. Program ini menurutnya juga berkontribusi pada SDGs poin 4, pendidikan berkualitas. KPI Balongan, kata dia, menyelenggarakan kegiatan upskilling kepada anggota Forderin sehingga meningkatkan kompetensi anggotanya dari SMAW 3G menjadi SMAW-GTAW 6G sejumlah 45%.
"Program ini juga berkontribusi pada SDGs poin 8, yaitu pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Dengan adanya program tersebut, masyarakat khususnya kelompok pemuda bisa mendapatkan pekerjaan yang layak sebagai welder profesional di perusahaan maupun berwirausaha sehingga mampu menurunkan tingkat pengangguran terbuka sebesar 0,03% di Kabupaten Indramayu," pungkasnya.
"Program ini tidak hanya meningkatkan pendapatan mereka, tetapi juga berkontribusi dalam menurunkan tingkat kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Indramayu," tandasnya.
Program pemberdayaan pemuda melalui juru las menurutnya juga berkontribusi terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs poin 1, tanpa kemiskinan. Dengan memberikan bekal keterampilan, para pemuda tersebut memperoleh akses pekerjaan sehingga dapat menurunkan tingkat kemiskinan sebesar 0,1% dari jumlah penduduk miskin di Kabupaten Indramayu. Program ini menurutnya juga berkontribusi pada SDGs poin 4, pendidikan berkualitas. KPI Balongan, kata dia, menyelenggarakan kegiatan upskilling kepada anggota Forderin sehingga meningkatkan kompetensi anggotanya dari SMAW 3G menjadi SMAW-GTAW 6G sejumlah 45%.
"Program ini juga berkontribusi pada SDGs poin 8, yaitu pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Dengan adanya program tersebut, masyarakat khususnya kelompok pemuda bisa mendapatkan pekerjaan yang layak sebagai welder profesional di perusahaan maupun berwirausaha sehingga mampu menurunkan tingkat pengangguran terbuka sebesar 0,03% di Kabupaten Indramayu," pungkasnya.
(fjo)
Lihat Juga :