10 Tahun Kepemimpinan Jokowi, Kereta Api Indonesia Lebih Maju dan Modern

Kamis, 10 Oktober 2024 - 17:51 WIB
loading...
A A A
Tidak berhenti di sini, proyek LRT Jabodebek pun akan diteruskan ke Kota Bogor. Hal tersebut lantaran sudah tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 49 Tahun 2017 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2015 Tentang Percepatan Penyelenggaraan Kereta Api Ringan/light Rail Transit Terintegrasi di Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Risal Wasal mengatakan bahwa dalam kajian ataupun pembahasan dengan stakeholder terkait terdapat tiga opsi lokasi stasiun LRT Jabodebek di Bogor, di antaranya di kawasan Baranangsiang, di kawasan Ciawi, dan kawasan Tanah Baru.

"Rencananya ke Baranangsiang kan, ada juga usulannya sampai ke Ciawi, ada juga ke Tanah Baru dulu awalnya. Tapi terakhir sih ke Baranangsiang lagi informasinya," katanya.

Kereta Cepat Whoosh

Megaproyek lainnya yang akhirnya diresmikan dalam 10 tahun Jokowi adalah Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau yang sekarang disebut Whoosh. Proyek yang menuai pro-kontra ini akhirnya diresmikan 2 Oktober 2023. Kereta Cepat pertama yang ada di Asia Tenggara ini menjadi kebanggaan Presiden Jokowi.

"Kereta cepat Jakarta Bandung ini merupakan kereta cepat pertama di Indonesia dan juga pertama di Asia Tenggara. Dengan kecepatan 350 km per jam, dan kereta cepat ini kita namakan Whoosh, W, o, o, s, h, di baca whoosh," kata Jokowi.

Setelah setahun diperasikan, Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat total penumpang yang telah diangkut sebanyak 4 juta penumpang sejak dioperasikan Kereta Whoosh pada 17 Oktober 2023 hingga 9 Juli 2024.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, di awal beroperasi terdapat rata-rata volume harian sekitar 9.000 penumpang per hari, saat ini volume penumpang Whoosh sudah mencapai sekitar 18 hingga 22 ribu per hari.

"Berdasarkan survey yang dilakukan pada Semester 1-2024 kepada 1.000 penumpang, sebanyak 44% penumpang Whoosh untuk kegiatan wisata, berlibur, dan kegiatan bersama keluarga," ujar Eva.

Kata Masyarakat

Masyarakat tentu berharap kebijakan Jokowi dalam membangun sektor transportasi dapat diteruskan di pemerintahan berikutnya. Sebab dampak yang dirasakan tentu sangat besar.

Sebagai pengingat, MRT Jakarta diresmikan pertama kali pada 24 Maret 2019. Lebih dari 33 juta orang telah menggunakan layanan kereta bawah tanah pertama di Indonesia ini.

Proyek MRT fase 2 yang hampir rampung akan menghubungkan kawasan Bundaran HI hingga Ancol Barat, melanjutkan koridor Lebak Bulus.

Pembangunan fase 2 merupakan proyek strategi nasional (PSN) berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 56 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategi Nasional.

Sementara LRT Jabodebek atau kereta api ringan telah diresmikan pada Agustus 2023 yang mengintegrasikan wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi.

Moda transportasi massal ini juga merupakan PSN yang didukung sinergi antar-kementerian dengan Pemeirntah Daerah. Saat ini progres pembangunan LRT fase 1B siap menghubungkan Velodrome-Manggarai, sementara fase 2 pembangunan LRT bakal menghubungkan Kelapa Gading ke Jakarta International Stadium

“LRT itu juga Bekasi kan masih dalam tahap pembangunan, meskipun kita tahu negara-negara tetangga kayak di Eropa di jepang, even malaysia, 2007, itu udah jadi, jadi kita meskipun agak terlambat tapi yaah gapapa, dari ga ada sama sekali," kata Maya kepada iNews Media Group

Di sisi lain, Deni (32) menilai layanan transportasi publik sudah semakin maju seiring inisiatif pemerintah dalam memprioritaskan angkutan umum. Baginya, ini merupakan strategi jitu untuk menggantikan kebiasaan menggunakan kendaraan pribadi.

“MRT dan LRT itu bagus, apalagi kereta cepat Whoosh, itu 1 jam ke Bandung cuma 1 jam, biasanya kalau pake bus wah lama itu,” terangnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Pangkas 250 BUMN, Prabowo...
Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Negara Hemat Rp50 Triliun
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.000 Triliun, Purbaya: Masih Aman
Jasa Marga Perkuat Penciptaan...
Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan, Selaras Arah Transformasi Danantara
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
106.474 Wisman Berangkat...
106.474 Wisman Berangkat dari 222 Stasiun di Luar 10 Terbesar, Perjalanan dengan KA Semakin Tersebar
Rekomendasi
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
OTT di Lombok Barat,...
OTT di Lombok Barat, KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar
Sangkal Isu Reshuffle,...
Sangkal Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tak Selalu Berujung Pergantian Menteri
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
Infografis
10 Tokoh Dianugerahi...
10 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved