Dukung Daya Saing Produk Indonesia di Pasar Internasional, APP Group Raih Primaniyarta

Kamis, 10 Oktober 2024 - 20:53 WIB
loading...
Dukung Daya Saing Produk...
APP Group melalui unit usahanya, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk, meraih Penghargaan Primaniyarta untuk kategori Eksportir Sustainable di ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2024. Foto/Dok
A A A
TANGERANG - APP Group melalui unit usahanya, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk, meraih Penghargaan Primaniyarta untuk kategori Eksportir Sustainable di ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2024 . Penghargaan ini menegaskan komitmen APP Group dalam menjalankan praktik bisnis berkelanjutan, serta upaya dalam memajukan industri pulp dan kertas nasional serta kontribusinya dalam meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar internasional.

TEI 2024 merupakan ajang pameran dagang terbesar di Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan. Penghargaan Primaniyarta sendiri merupakan penghargaan tertinggi bagi eksportir yang berprestasi dalam mendorong ekspor produk-produk unggulan Indonesia.

Baca Juga: APP Group dan Jumpstart Kolaborasi Kurangi Sampah Plastik

Presiden Joko Widodo dalam sambutannya menekankan pentingnya inovasi dalam pemasaran di era digital, "Sekarang sudah eranya digital. Pemasaran produk Indonesia tidak bisa lagi konvensional. Kita harus memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pasar. Saya menyambut baik Trade Expo Indonesia untuk memasarkan produk-produk unggulan kita ke pasar International," ungkapnya.

Dukung Daya Saing Produk Indonesia di Pasar Internasional, APP Group Raih Primaniyarta


Sementara itu, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menambahkan, "Trade Expo Indonesia terus mencatatkan pertumbuhan, dengan total transaksi mencapai Rp475 triliun, berkat kerja keras bersama dan dukungan penuh dari Presiden Jokowi."

Menanggapi penghargaan Primaniyarta yang didapatkan APP Group, Managing Director APP Group Suhendra Wiriadinata menyampaikan bahwa penghargaan ini adalah bukti nyata dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan produk nasional yang berkualitas tinggi dan berkelanjutan.

"Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus berinovasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan," ungkapnya.

"Kami percaya bahwa memperkuat kehadiran produk Indonesia di pasar internasional harus sejalan dengan tanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan pendekatan berkelanjutan, kami yakin produk-produk Indonesia akan semakin diminati di pasar global," tambah Suhendra.

Sebagai bagian dari komitmen untuk memperluas pasar internasional dan menjalin kemitraan strategis, APP Group juga menandatangani lima Memorandum of Understanding (MoU) dengan berbagai pihak di TEI 2024.

"Kerja sama ini menunjukkan kepercayaan mitra internasional terhadap APP Group. Kami terus berfokus pada kualitas dan keberlanjutan untuk memastikan bahwa produk kami dapat berkontribusi positif di pasar global, baik dari segi ekonomi maupun lingkungan, sehingga memberikan manfaat jangka panjang yang berkelanjutan bagi semua pemangku kepentingan," terang Suhendra.

Baca Juga: Industri Pulp dan Kertas Dikembangkan dengan Prinsip Green Consumerism

Dalam pameran TEI 2024, APP Group memamerkan produk kertas unggulan yang telah diekspor ke lebih dari 150 negara. Sebagai bagian dari Sustainability Roadmap Vision (SRV) 2030, APP Group memastikan bahwa produk, seperti kertas fotokopi, kertas cetak, kertas kemasan, dan tisu, diproduksi dengan prinsip keberlanjutan, dan telah diakui dengan sertifikasi internasional seperti PEFC dan SVLK.

Komitmen SRV 2030 ini mencakup peningkatan efisiensi produksi, pelestarian hutan, dan memastikan produk yang ramah lingkungan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Rupiah Ambruk Sempat...
Rupiah Ambruk Sempat Sentuh Rp17.000 per Dolar AS, Begini Kondisi Terbarunya
Aroma Nostalgia dari...
Aroma Nostalgia dari Senen, Rayoean Hadir Rayakan Rasa Warisan Nusantara
Wamen Komdigi Sebut...
Wamen Komdigi Sebut Indonesia Tengah Kembangkan Produk AI Dalam Negeri
Ribuan Pelaku Usaha...
Ribuan Pelaku Usaha Ikuti Pameran TEI 2025 di BSD City, Tangerang
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved