Ekonom Sebut Ulah Gila AS Bakal Hancurkan Kepercayaan pada Dolar
Jum'at, 11 Oktober 2024 - 18:05 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi, intinya adalah kita membutuhkan alternatif (lembaga pembiayaan global), ini jelas," kata Sachs.
"Tentu saja, negara-negara membutuhkan mekanisme pembayaran non-dolar. Kami akan membutuhkan beberapa entitas sebagai kendaraan khusus yang cepat dan tidak juga terlibat dalam sistem pembayaran dolar ... entitas yang tidak dapat dikenai sanksi secara langsung ..."
Ekonom itu menekankan bahwa "alternatif terbaik adalah jika AS memulihkan akal sehat, dan legalitas serta berhenti menjatuhkan sanksi sepihak."
Baca Juga: BRICS Pimpin Pemakaman Dolar AS, Bank-bank Amerika Runtuh Telan Kerugian Rp7.800 Triliun
Sachs mengucapkan, kebijakan AS "dipastikan tidak benar" dan ilegal menurut standar hukum internasional dan Piagam PBB, ungkapnya yang juga presiden UN Sustainable Development Solutions Network.
"Tentu saja, negara-negara membutuhkan mekanisme pembayaran non-dolar. Kami akan membutuhkan beberapa entitas sebagai kendaraan khusus yang cepat dan tidak juga terlibat dalam sistem pembayaran dolar ... entitas yang tidak dapat dikenai sanksi secara langsung ..."
Ekonom itu menekankan bahwa "alternatif terbaik adalah jika AS memulihkan akal sehat, dan legalitas serta berhenti menjatuhkan sanksi sepihak."
Baca Juga: BRICS Pimpin Pemakaman Dolar AS, Bank-bank Amerika Runtuh Telan Kerugian Rp7.800 Triliun
Sachs mengucapkan, kebijakan AS "dipastikan tidak benar" dan ilegal menurut standar hukum internasional dan Piagam PBB, ungkapnya yang juga presiden UN Sustainable Development Solutions Network.
(akr)
Lihat Juga :