Ekonom Sebut Ulah Gila AS Bakal Hancurkan Kepercayaan pada Dolar
Jum'at, 11 Oktober 2024 - 18:05 WIB
loading...
A
A
A
Pada bulan April, Presiden Joe Biden menandatangani RUU (Rancangan Undang-undang) yang memungkinkan penyitaan dana Rusia yang disimpan di AS dan transfernya ke dana rekonstruksi Ukraina.
"Anda tidak dapat menggunakan dolar sebagai mekanisme pembayaran," kata Sachs, ketika seorang presiden dapat menandatangani perintah dan menyita miliaran dolar aset Rusia.
"Mata uang AS telah menjadi instrumen dalam kebijakan yang agresif," paparnya dilansir RT.
"Saya telah mengatakan kepada pemerintah saya sendiri selama 15 tahun terakhir. Berhentilah melakukannya, ini gila, itu akan menghancurkan kepercayaan pada dolar. Anda tidak bisa melanjutkan sistem seperti ini, bukan hanya Rusia." ungkapnya.
Diperlihatkan juga olehnya bahwa China ingin memiliki perdagangan normal tanpa ancaman sanksi AS. Akan tetapi meskipun bank-bank China adalah bagian dari sistem SWIFT, mereka harus dibayangi ketakutan terputus dari jaringan keuangan internasional.
"Anda tidak dapat menggunakan dolar sebagai mekanisme pembayaran," kata Sachs, ketika seorang presiden dapat menandatangani perintah dan menyita miliaran dolar aset Rusia.
"Mata uang AS telah menjadi instrumen dalam kebijakan yang agresif," paparnya dilansir RT.
"Saya telah mengatakan kepada pemerintah saya sendiri selama 15 tahun terakhir. Berhentilah melakukannya, ini gila, itu akan menghancurkan kepercayaan pada dolar. Anda tidak bisa melanjutkan sistem seperti ini, bukan hanya Rusia." ungkapnya.
Diperlihatkan juga olehnya bahwa China ingin memiliki perdagangan normal tanpa ancaman sanksi AS. Akan tetapi meskipun bank-bank China adalah bagian dari sistem SWIFT, mereka harus dibayangi ketakutan terputus dari jaringan keuangan internasional.
Lihat Juga :