Email Pribadi Orang Terkaya Eropa Tersebar Gegara Keteledoran Inggris

Minggu, 13 Oktober 2024 - 06:43 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: 7 Alasan Para Pemimpin Dunia Kerap Menggaungkan Perang Dunia III

Namun, kekhawatiran atas suku bunga yang tinggi, regulasi yang berlebihan, dan pengumuman Starmer awal tahun ini bahwa "keadaan akan menjadi lebih buruk sebelum menjadi lebih baik" telah menghambat aliran modal ke Inggris.

Arnault, 75 tahun, adalah orang terkaya di Eropa. Seorang investor real estate pada tahun 1980-an, ia mengakuisisi dan menghidupkan kembali sejumlah merek mewah yang gagal, sebelum mendirikan LVMH, sebuah perusahaan induk multinasional yang dibentuk dari penggabungan Louis Vuitton dan Moet Hennessy.

Saat ini, LVMH memiliki kapitalisasi pasar sebesar 325 miliar euro(USD355,6 miliar) dan mengendalikan 75 merek mewah, termasuk Dior, Tiffany, Tag Heuer, dan Princess Yachts.

Setelah sempat menjadi orang terkaya di dunia, penurunan harga saham LVMH pada bulan Maret membuat kekayaan bersih Arnault turun dari USD231 miliar menjadi USD177 miliar, menurut Forbes. Majalah itu sekarang menempatkan kekayaan bersih taipan itu pada angka USD195,5 miliar, menjadikannya orang terkaya kelima di dunia, di belakang CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk, salah satu pendiri Oracle Larry Ellison, CEO Amazon Jeff Bezos, dan CEO Meta Mark Zuckerberg.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Perang AS-Iran Bikin...
Perang AS-Iran Bikin Susah Banyak Negara, 100.000 Pekerja di Inggris Terancam PHK
Orang Inggris Diramal...
Orang Inggris Diramal Makin Miskin, Ekonomi Tertinggal dari Mayoritas G7
Ekonomi Inggris di Ambang...
Ekonomi Inggris di Ambang Kolaps, Krisis 1976 Bakal Terulang?
Mapa Kreatif Indonesia...
Mapa Kreatif Indonesia Garap Pasar F&B Inggris Lewat Akuisisi Strategis
Kapal Kargo Milik Perusahaan...
Kapal Kargo Milik Perusahaan Inggris Dibom Israel di Wilayah Yaman
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Rekomendasi
Rapor Penjualan Wuling...
Rapor Penjualan Wuling 1 Dekade Terakhir, Mampukah Aira Mengembalikan Takhta?
PDIP: Tingginya Biaya...
PDIP: Tingginya Biaya Politik Tuntas dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tak Langsung
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
Berita Terkini
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
Bukan Sekadar Rumah...
Bukan Sekadar Rumah Sudut, Ini Alasan Rumah Hoek Selalu Diburu
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved