Orang Inggris Diramal Makin Miskin, Ekonomi Tertinggal dari Mayoritas G7

Jum'at, 02 Januari 2026 - 05:00 WIB
loading...
Orang Inggris Diramal...
Lonjakan inflasi dan pertumbuhan yang rendah bakal semakin menurunkan standar hidup di Inggris. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Lonjakan inflasi dan pertumbuhan yang rendah bakal semakin menurunkan standar hidup di Inggris , hingga mendorong negara itu tertinggal dibandingkan dengan rekan-rekan ekonominya. Prediksi tersebut diungkapkan oleh Centre for Economics and Business Research (CEBR) yang berbasis di Inggris.

Perkiraan ini disajikan dalam World Economic League Table tahunan CEBR yang memperkirakan bahwa Inggris akan turun dari peringkat 19 ke 22 dalam peringkat PDB per kapita global pada tahun 2030. Dalam analis lembaga think tank itu memproyeksikan ekonomi Inggris akan disalip oleh Hong Kong, Finlandia, dan Uni Emirat Arab.

Baca Juga: Ekonomi Inggris di Ambang Kolaps, Krisis 1976 Bakal Terulang?

Standar hidup masyarakat Inggris diperkirakan akan tertinggal dari mantan koloni Malta pada tahun 2035. Dalam ukuran dolar, PDB per kapita Inggris diperkirakan sebesar USD58.775 di tahun 2026.

Menurut laporan tersebut, pertumbuhan PDB per kapita Inggris diperkirakan akan menjadi yang terlemah kedua di G7 selama lima tahun ke depan, hanya kalah dari Jepang.

Ekonom CEBR, Pushpin Singh mengatakan Inggris, menghadapi “tantangan tiga kali lipat” yakni berupa inflasi tinggi, utang membengkak, dan pertumbuhan rendah. Ia memperingatkan, bahwa daya saing sedang terkikis oleh negara-negara pesaing dengan pajak lebih rendah dan kemudahan regulasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Perang AS-Israel Lawan...
Perang AS-Israel Lawan Iran Bikin Badai Ekonomi ke Seluruh Dunia, Sektor Bisnis Tekor Rp441 Triliun
Utang Dunia Tembus Rekor...
Utang Dunia Tembus Rekor Gila Rp6.168 Kuadriliun! Investor Mulai Buang AS?
BRICS Kian Digdaya Dibandingkan...
BRICS Kian Digdaya Dibandingkan G7, Kuasai Hampir 40% Ekonomi Dunia di 2025
Bos Bank Dunia Peringatkan...
Bos Bank Dunia Peringatkan Dampak Ngeri Penutupan Selat Hormuz: Ekonomi Global Tak Pulih Instan
Rusia Peringatkan Krisis...
Rusia Peringatkan Krisis Energi Bakal Hantui Dunia Berbulan-bulan, Gencatan Senjata Belum Cukup?
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Ngeri, Pilot Pesawat...
Ngeri, Pilot Pesawat Pembawa 220 Penumpang Mendadak Serangan Jantung di Ketinggian 30.000 Kaki
Jet Militer Pembawa...
Jet Militer Pembawa Menhan Inggris Diduga Dikerjai Rusia, Tiba-tiba Gangguan Sinyal
Rekomendasi
Kabar Bahagia, Amanda...
Kabar Bahagia, Amanda Manopo dan Kenny Austin Umumkan Kelahiran Anak Pertama
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved