Iran dan Biaya Perang Melawan Israel, Minyak Bikin Ekonomi Teheran Bertahan

Selasa, 15 Oktober 2024 - 10:59 WIB
loading...
A A A
"Kilang China menjadi pembeli utama pengiriman minyak ilegal Iran yang dicampur perantara dengan kargo dari negara lain dan dibongkar di China sebagai impor dari Singapura dan sumber lainnya," ungkap outlet oposisi Iran melaporkan baru-baru ini.

Inflasi dan Mata Uang Membebani Ekonomi

Sanksi tidak hanya menargetkan industri minyak Iran, tetapi juga berdampak pada kemampuan negara itu untuk melakukan transaksi keuangan internasional. Hal ini menyebabkan penurunan tajam dalam mata uang nasional, rial.

Saat ini, orang Iran membayar sekitar 580.000 rial di pasar gelap untuk satu dolar AS. Setelah penandatanganan kesepakatan nuklir pada tahun 2015, satu dolar bernilai 32.000 rial.

Meskipun pendapatan minyak cenderung stabil dalam beberapa tahun terakhir, Iran jauh dari kekuatan ekonomi. Populasinya sekitar 88 juta atau hampir 10 kali lipat dari musuh bebuyutannya, Israel.

Namun pada tahun 2023, output ekonomi Iran yakni USD403 miliar, secara signifikan lebih rendah dari Israel sebesar USD509 miliar. Baca Juga: AS Kembali Bela Israel, Armada Pengangkut Minyak Iran Dihantam Sanksi

Perbedaan ini menjadi lebih mencolok ketika membandingkan nilai total barang dan jasa yang diproduksi dalam setahun. Tahun lalu, PDB per kapita Iran adalah USD4.663, sednagkan Israel mencapai USD52.219, menurut Dana Moneter Internasional (IMF).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Iran Tawarkan Kembali...
Iran Tawarkan Kembali Ekspor Minyak ke Jepang setelah Vakum sejak 2019
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Kerusakan Parah pada Pangkalan AS Akibat Serangan Iran
Pakar Militer Ungkap...
Pakar Militer Ungkap Pertarungan Sangat Sengit AS dan Iran untuk Berebut Selat Hormuz
Rekomendasi
Gencatan Senjata Berakhir!...
Gencatan Senjata Berakhir! Perang Houthi dan Arab Saudi Bisa Pecah Kapan Saja
Menginap di Hotel Ini...
Menginap di Hotel Ini Dapat Bonus Spa hingga Merchandise Eksklusif
KPK Diminta Supervisi...
KPK Diminta Supervisi Kasus Dugaan Korupsi Mantan Jampidsus demi Integritas Penegakan Hukum
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved