Tarif Jasa Logistik Kunci Penopang Kenaikan Harga Batu Bara

Kamis, 17 Oktober 2024 - 19:59 WIB
loading...
Tarif Jasa Logistik...
Impor batu bara China pada September lalu yang mencapai rekor tertinggi. FOTO/iStock Photo
A A A
JAKARTA - Harga batu bara pada sisa tahun ini diprediksi mengalami kenaikan. Hal itu ditopang karena adanya impor batu bara China pada September lalu yang mencapai rekor tertinggi.

Sejalan dengan itu, harga batu bara Newcastle untuk bulan Oktober naik USD1,5 menjadi USD148,2 per ton, sedangkan November 2024 diprediksi meningkat USD1,5 menjadi USD150,9 per ton, dan Desember 2024 diestimasi terkerek USD1,5 menjadi USD153,4 per ton.

Sementara itu, target produksi batu bara nasional tahun 2024 sebesar 922 juta ton. Melansir laman MODI Kementerian ESDM, per 4 Oktober 2024, produksi batu bara mencapai 601,69 juta ton atau mencapai 84,75% dari target tahun ini.

Peningkatan produksi dan ditambah kenaikan harga batu bara baru-baru ini membuat banyak perusahaan tambang batu bara dan perusahaan supporting lainnya berupaya untuk memaksimalkan kinerjanya.

Baca Juga: Tambang Batu Bara Meledak di Iran, Lebih dari 51 Orang Tewas

Oleh karena itu, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat Meina Wulansari Yusniar menyarankan perlunya strategi yang efektif untuk menentukan tarif jasa angkutan batu bara agar tidak terjadi lonjakan signifikan yang justru merugikan dunia usaha.

"Dengan adanya strategi yang efektif , perusahaan dapat menentukan harga yang lebih kompetitif untuk layanan mereka," katanya, Kamis (17/10/2024).

Meina menambahkan, tarif pengangkutan dan transshipment penting dalam perencanaan logistik dan pengangkutan untuk memperkirakan biaya keseluruhan pengiriman barang, termasuk batu bara atau komoditas lainnya.

Menurut Laporan Market Research yang disusun oleh Universitas Lambung Mangkurat, beberapa komponen yang menentukan tarif angkutan batu bara antara lain jarak pengiriman dan rute, yang mempertimbangkan kondisi kapal dan pelabuhan serta kompleksitas jalur tujuan.

Selain itu juga fluktuasi harga minyak yang memengaruhi biaya bahan bakar kapal, yang berdampak langsung pada biaya pengiriman mengingat bahan bakar merupakan komponen biaya utama dalam pengoperasian jasa pengangkutan laut dan transshipment.

"Juga stabilitas politik dan regulasi di negara asal dan tujuan memengaruhi biaya logistik. Konflik regional atau perubahan kebijakan impor/ekspor dapat meningkatkan risiko dan biaya. Regulasi lingkungan yang ketat juga dapat menambah biaya operasional," jelasnya.

Baca Juga: Dicecar Hakim soal Pekerjaan Harvey Moeis, Sandra Dewi Ngotot Jawab Pengusaha Batu Bara

Dia menambahkan, berdasarkan survei pasar pada tahun 2024, tarif pengangkutan batu bara di Kalimantan Timur berkisar antara Rp72.000-Rp260.000 per metrik ton, Kalimantan Tengah Rp53.000-Rp301.000 per metrik ton, Kalimantan Selatan Rp41.000 -Rp360.000 per metrik ton, Sumatera Selatan Rp50.000-Rp190.000 per metrik ton, dan Jambi Rp130.500-Rp250.000 per metrik ton.

Sementara tarif transshipment berdasarkan area adalah Rp32.788-Rp40.986 per metrik ton untuk Pelabuhan Taboneo, Rp24.591-Rp32.788 per metrik ton untuk kawasan Sumatra, dan Rp32.788-Rp40.986 per metrik ton untuk area Muara Berau.

Beberapa tarif tersebut mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2023 di mana tahun lalu tarif pengangkutan batubara di Kalimantan Timur berkisar antara Rp72.000-Rp260.000 per metrik ton, di Kalimantan Tengah Rp50.000-Rp301.000 per metrik ton, Kalimantan Selatan Rp40.000-Rp320.000 per metrik ton, Rp48.000-Rp190.000 per metrik ton di Sumatera Selatan, dan Rp130.500-Rp250.000 per metrik ton di area Jambi.

Sedangkan untuk tarif transshipment berkisar antara Rp30.000-Rp39.850 per metrik ton untuk Pelabuhan Taboneo, Rp23. 910-Rp31. 880 per metrik ton untuk kawasan Sumatra, dan Rp31.880-Rp39.860 per metrik ton untuk area Muara Berau.

"Peningkatan harga batu bara harus ditopang dengan logistik yang memadai," pungkasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
KJRI Penang : Konektivitas...
KJRI Penang : Konektivitas BNCT, Belawan - Penang - Port - Perlis Inland Port Perkuat Rantai Pasok Kawasan
Elektrifikasi Alat Bongkar...
Elektrifikasi Alat Bongkar Muat Dorong Kelancaran Logistik di Tanjung Priok
Rekomendasi
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved