5 Misi Ekonomi Prabowo usai Resmi Dilantik Jadi Presiden RI ke-8
Minggu, 20 Oktober 2024 - 16:41 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau terjadi hal yang tidak diinginkan, sulit kita mendapat sumber energi dari negara lain. Oleh karena itu, kita harus swasembada energi dan kita mampu untuk swasembada energi," ucapnya.
Dengan modal banyaknya sumber energi dari keanekaragaman sumber daya alam (SDA) berlimpah, maka menurutnya Indonesia mampu membangun swasembada energi.
"Kita diberi karunia oleh Tuhan, tanaman-tanaman seperti kelapa sawit yang bisa menghasilkan solar dan bensin, kita juga punya singkong, tebu, sagu jagung. Kita juga punya energi bawah tanah geothermal yang cukup, kita punya batu bara yang sangat banyak, kita punya energi dari air yang sangat besar," bebernya.
"Pemerintah yang saya pimpin nanti akan fokus untuk mencapai swasembada energi," tegasnya.
Selanjutnya Prabowo juga akan memastikan penyaluran subsidi maupun bantuan sosial (bansos) lebih tepat sasaran ke depannya sehingga tujuan subsidi dapat tercapai yakni untuk membantu masyarakat tidak mampu. Menurutnya selama ini masih banyak masyarakat tidak mampu yang tidak mendapatkan subidi maupun bansos.
Di sisi lain, masyarakat mampu justru tercatat menjadi penerima subsidi. "Kita harus berani meneliti dan kalau perlu kita ubah subsidi itu harus kepada langsung keluarga-keluarga yang membutuhkan," kata Prabowo.
Memanfaatkan teknologi menjadi jurus Prabowo untuk membuat penyaluran subsidi tepat subsidi. "Dengan teknologi digital kita akan mampu sampai subsidi itu sampai ke setiap keluarga yang membutuhkan. Tidak boleh aliran-aliran bantuan itu tidak sampai ke mereka yang butuh itu," ucapnya.
Menghapus kemiskinan memang telah lama menjadi misi yang ingin diwujudkan oleh Prabowo. Bahkan Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, hal itu menjadi cita-cita yang dipegang Presiden Indonesia ke-8.
"Beliau (Jokowi) mungkin terlihat keras, tetapi jauh di lubuk hatinya, ada satu cita-cita yang telah dipegangnya begitu lama; ingin menghapus kemiskinan dari bumi Nusantara," papar Luhut.
Dengan modal banyaknya sumber energi dari keanekaragaman sumber daya alam (SDA) berlimpah, maka menurutnya Indonesia mampu membangun swasembada energi.
"Kita diberi karunia oleh Tuhan, tanaman-tanaman seperti kelapa sawit yang bisa menghasilkan solar dan bensin, kita juga punya singkong, tebu, sagu jagung. Kita juga punya energi bawah tanah geothermal yang cukup, kita punya batu bara yang sangat banyak, kita punya energi dari air yang sangat besar," bebernya.
"Pemerintah yang saya pimpin nanti akan fokus untuk mencapai swasembada energi," tegasnya.
3. Menjaga Subsidi Tepat Sasaran
Selanjutnya Prabowo juga akan memastikan penyaluran subsidi maupun bantuan sosial (bansos) lebih tepat sasaran ke depannya sehingga tujuan subsidi dapat tercapai yakni untuk membantu masyarakat tidak mampu. Menurutnya selama ini masih banyak masyarakat tidak mampu yang tidak mendapatkan subidi maupun bansos.
Di sisi lain, masyarakat mampu justru tercatat menjadi penerima subsidi. "Kita harus berani meneliti dan kalau perlu kita ubah subsidi itu harus kepada langsung keluarga-keluarga yang membutuhkan," kata Prabowo.
Memanfaatkan teknologi menjadi jurus Prabowo untuk membuat penyaluran subsidi tepat subsidi. "Dengan teknologi digital kita akan mampu sampai subsidi itu sampai ke setiap keluarga yang membutuhkan. Tidak boleh aliran-aliran bantuan itu tidak sampai ke mereka yang butuh itu," ucapnya.
4. Menghapus Kemiskinan
Menghapus kemiskinan memang telah lama menjadi misi yang ingin diwujudkan oleh Prabowo. Bahkan Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, hal itu menjadi cita-cita yang dipegang Presiden Indonesia ke-8.
"Beliau (Jokowi) mungkin terlihat keras, tetapi jauh di lubuk hatinya, ada satu cita-cita yang telah dipegangnya begitu lama; ingin menghapus kemiskinan dari bumi Nusantara," papar Luhut.
Lihat Juga :