MNC Sekuritas Dukung Peresmian dan Edukasi Ekosistem Pondok Pesantren Inklusif Keuangan Syariah
Senin, 21 Oktober 2024 - 17:49 WIB
loading...
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nusa Tenggara Barat meresmikan Ekosistem Pesantren Inklusif Keuangan Syariah (EPIKS) Pondok Pesantren Raudhatul Azhar Desa Masbagik Timur, Nusa Tenggara Barat pada Minggu (20/10/2024). Foto/Dok
A
A
A
LOMBOK - MNC Sekuritas merupakan perusahaan efek di bawah naungan MNC Group, yang saat ini mayoritas sahamnnya dimiliki oleh PT Motion Digital Technology dan perusahaan sekuritas terbaik yang memiliki reputasi serta mendapat beragam penghargaan. Menjawab kebutuhan investasi pasar modal berbasis syariah, MNC Sekuritas memfasilitasi transaksi saham syariah , reksa dana syariah, dan sukuk melalui aplikasi online trading MotionTrade Syariah.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nusa Tenggara Barat meresmikan Ekosistem Pesantren Inklusif Keuangan Syariah (EPIKS) Pondok Pesantren Raudhatul Azhar Desa Masbagik Timur, Nusa Tenggara Barat pada Minggu (20/10/2024).
Baca Juga: Serius Garap Syariah, MNC Sekuritas Resmikan 2 Galeri Investasi Syariah di Aceh
Acara peresmian dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Audit merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK Sophia Issabella Watimena, Kepala OJK NTB Rudi Sulistyo, pembina dan sejumlah pengurus pondok pesantren, serta tamu undangan dari unsur pemerintah desa dan tokoh masyarakat.
Ketua Dewan Audit merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK, Sophia Issabella Watimena dalam sambutan singkatnya mengungkapkan, indeks literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar masih perlu ditingkatkan. Hal ini berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2024.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nusa Tenggara Barat meresmikan Ekosistem Pesantren Inklusif Keuangan Syariah (EPIKS) Pondok Pesantren Raudhatul Azhar Desa Masbagik Timur, Nusa Tenggara Barat pada Minggu (20/10/2024).
Baca Juga: Serius Garap Syariah, MNC Sekuritas Resmikan 2 Galeri Investasi Syariah di Aceh
Acara peresmian dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Audit merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK Sophia Issabella Watimena, Kepala OJK NTB Rudi Sulistyo, pembina dan sejumlah pengurus pondok pesantren, serta tamu undangan dari unsur pemerintah desa dan tokoh masyarakat.
Ketua Dewan Audit merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK, Sophia Issabella Watimena dalam sambutan singkatnya mengungkapkan, indeks literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar masih perlu ditingkatkan. Hal ini berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2024.
Lihat Juga :