KTT BRICS Bukti Kegagalan Barat Isolasi Putin dan Rusia

Selasa, 22 Oktober 2024 - 14:39 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Putin: Ekonomi Barat Menuju Keruntuhan, BRICS Akan Jadi Pusat Pertumbuhan

Sementara BRICS terutama diarahkan pada kolaborasi ekonomi, pertemuannya tahun lalu berlangsung di tengah bayang-bayang perang di Ukraina. Sekarang, bahkan saat perang itu berkecamuk, konflik yang meluas di Timur Tengah, di mana Israel mengivasi Lebanon dengan dalih memerangi kelompok Hizbullah, juga cenderung mendominasi percakapan para pemimpin.

Putin minggu lalu mengonfirmasi bahwa pemimpin Palestina Mahmoud Abbas akan bergabung dalam acara tersebut. Pemimpin Rusia dan para pejabatnya kemungkinan akan menggunakan konflik tersebut – dan kemarahan di seluruh belahan Bumi Selatan terhadap AS dan dukungannya terhadap Israel – untuk menekankan argumennya tentang tatanan dunia baru tanpa AS di pucuk pimpinan.

China dan Rusia sama-sama menyerukan gencatan senjata dalam konflik yang terus meningkat dan mengkritik tindakan Israel, sementara AS mendukung Israel untuk memerangi Hamas di Gaza dan Hizbullah di Lebanon.

"Banyak yang menghadiri pertemuan puncak tersebut melihat konflik di Timur Tengah sebagai contoh utama mengapa pengelompokan negara-negara tertentu ini seharusnya memiliki pengaruh yang lebih besar," kata Jonathan Fulton, seorang peneliti senior nonresiden yang berbasis di Abu Dhabi di Atlantic Council.

Namun, katanya, negara-negara menggunakannya sebagian besar sebagai poin retorika untuk mengkritik hal-hal yang tidak mereka sukai, daripada menunjukkan minat dalam memimpin resolusinya. Pengamat juga akan mencermati apakah China dan Brasil menggunakan pertemuan tersebut sebagai platform untuk memainkan peran mereka.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Dolar AS Mulai Dikepung,...
Dolar AS Mulai Dikepung, Mampukah BRICS Meruntuhkan Dominasi Greenback?
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
BRICS Jadi Senjata Terakhir...
BRICS Jadi Senjata Terakhir Indonesia jika Impor 150 Juta Ton Barel Minyak Rusia Batal
Iran Desak BRICS Hancurkan...
Iran Desak BRICS Hancurkan Kekebalan AS, Sinyal Pergeseran Blok Ekonomi ke Aliansi Militer?
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
Rekomendasi
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved