KTT BRICS Bukti Kegagalan Barat Isolasi Putin dan Rusia

Selasa, 22 Oktober 2024 - 14:39 WIB
loading...
A A A
Dalam sambutannya kepada wartawan pada hari Jumat, Putin memuji pengaruh ekonomi dan politik negara-negara BRICS yang semakin meningkat sebagai "fakta yang tidak dapat disangkal" dan mengatakan bahwa jika BRICS dan negara-negara yang berkepentingan bekerja sama, mereka "akan menjadi elemen penting dari tatanan dunia baru" – meskipun ia membantah bahwa kelompok itu adalah "aliansi anti-Barat."

Pesan Putin minggu ini akan semakin menyentuh karena pertemuan tersebut diadakan beberapa hari menjelang pemilihan umum AS, di mana kemenangan potensial bagi mantan Presiden Donald Trump dapat membuat AS mengalihkan dukungannya yang kuat terhadap Ukraina dan memperburuk hubungan Washington dengan sekutu tradisionalnya secara lebih luas.

"KTT BRICS ini benar-benar hadiah (untuk Putin)," kata Alex Gabuev, direktur Carnegie Russia Eurasia Center di Berlin, seperti dilansir CNN. "Pesannya adalah: bagaimana Anda bisa berbicara tentang isolasi global Rusia ketika (semua) pemimpin ini ... datang ke Kazan."

Menurut Gabuev, Rusia ingin menggambarkan BRICS "sebagai ujung tombak, organisasi baru yang memimpin komunitas global menuju tatanan yang lebih adil.

Pertemuan yang diselenggarakan Rusia ini sangat kontras dengan pertemuan puncak BRICS tahun lalu di Johannesburg, saat Putin berpartisipasi dari balik layar video – tidak dapat hadir secara langsung karena surat perintah penangkapan dari Pengadilan Kriminal Internasional atas dugaan kejahatan perang di Ukraina.

Tahun ini, presiden Rusia memimpin pertemuan puncak pertama sejak organisasi tersebut hampir berlipat ganda – dan pertemuan tersebut berlangsung di hadapan lanskap global yang sangat berbeda.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Rekomendasi
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved