Ini Perbedaan Antara Negara Mitra dengan Anggota Penuh BRICS

Jum'at, 25 Oktober 2024 - 11:37 WIB
loading...
A A A
Mitra menikmati hubungan ekonomi, perdagangan, dan diplomatik dengan negara-negara BRICS, tetapi hubungan tersebut biasanya tidak sedalam atau selengkap hubungan anggota penuh. Hal ini berarti negara mitra masih mendapat manfaat yang signifikan di berbagai bidang seperti fasilitasi perdagangan, investasi, dan pertukaran budaya.

Negara mitra mungkin tidak diharuskan untuk memenuhi kewajiban tertentu yang harus dijunjung tinggi oleh anggota penuh tetapi juga tidak memiliki tingkat pengaruh yang sama dalam arah strategis inisiatif BRICS sehingga komitmen dan pengaruhnya menjadi lebih rendah.

Keanggotaan Penuh vs Kemitraan


Keanggotaan penuh BRICS memiliki pengaruh strategis yang lebih tinggi, akses ke peran kepemimpinan di lembaga BRICS, dan kemampuan untuk mendorong dan mendapatkan manfaat dari inisiatif di seluruh BRICS. Mereka juga memiliki suara yang lebih kuat dalam politik internasional dan reformasi ekonomi serta kolaborasi ekonomi dan geopolitik yang lebih komprehensif.

Sementara itu, kemitraan memiliki tanggung jawab yang lebih sedikit dan keterlibatan yang lebih fleksibel dengan kelompok tersebut, dengan manfaat ekonomi dan pembangunan dengan kewajiban politik yang lebih sedikit. Mereka diizinkan untuk mengakses sumber daya keuangan untuk proyek-proyek tertentu tanpa perlu berkomitmen pada kebijakan BRICS yang lebih luas.

Singkatnya, anggota penuh BRICS memiliki peran yang lebih kuat dalam membentuk kebijakan dan menuai manfaat dari kerja sama BRICS, sementara negara mitra terlibat lebih selektif dan tanpa kekuatan pengambilan keputusan penuh.

(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
ICDX dan Bursa Komoditas...
ICDX dan Bursa Komoditas Belarus Jalin Kerja Sama Perdagangan Internasional
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
Perkuat Ekosistem Usaha...
Perkuat Ekosistem Usaha di Kaltara, Askrindo Jalin Kerja Sama Strategis dengan DPP APINDO Kota Tarakan
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Rekomendasi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima PN Jaktim, Roy Suryo: Harusnya Berlaku Juga Buat Kasus Saya
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Apa Itu Ayat Salamun...
Apa Itu Ayat Salamun Rebo Wekasan?
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved