Inisiatif Jadi Dasar Pengembangan Kualitas SDM BPJS Kesehatan
Sabtu, 02 November 2024 - 08:57 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut dengan adanya database, maka salah satu kompetensi digital yang harus dimiliki oleh insan BPJS Kesehatan adalah pemahaman tentang data security.
“Dalam kondisi saat ini dimana hampir semua data client terhubung ke dalam database maka seluruh insan BPJS Kesehatan kita bekali dengan kompetensi data security untuk memastikan keamanan data masyarakat dapat terjaga dengan aman. Ini adalah bentuk Integritas yang ditanamkan dalam tata nilai INISIATIF BPJS. Hal ini sangat urgent untuk dijaga,” ujar salah satu inisiator tata nilai INISIATIF ini.
Afdal menjelaskan, bahwa pembekalan kompetensi digital tersebut telah dilakukan dengan menghadirkan layanan Learning Management System (LMS) yang secara aktif membangun keterlibatan setiap insan BPJS Kesehatan.
“Ada satu yang menarik terkait LMS, dalam membangun ketertarikan karyawan, maka kami berkolaborasi dengan komunitas yang untuk bisa berpartisipasi dalam masifikasi informasi pada digital library. Ini menjadi wujud inovasi penting dalam membangun knowledge management di BPJS Kesehatan. Oleh karena itu, pendalaman kompetensi tidak hanya dibentuk secara pasif kepada setiap karyawan, melainkan secara aktif membangun keterlibatan mereka untuk berkolaborasi, saling berbagi pengetahuan dalam LMS,” tuturnya.
LMS ini sangat membantu dalam memastikan pengetahuan yang memadai, khususnya bagi Duta BPJS Kesehatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat agar dapat memberikan pelayanan yang prima. Sebagai komitmen nilai pelayanan prima dari tata nilai INISIATIF, maka BPJS Kesehatan menerapkan standarisasi product knowledge yang mengharuskan setiap Duta untuk lulus dua kali dalam pelatihan dan akan dievaluasi sekali setiap tiga bulan.
“Dalam kondisi saat ini dimana hampir semua data client terhubung ke dalam database maka seluruh insan BPJS Kesehatan kita bekali dengan kompetensi data security untuk memastikan keamanan data masyarakat dapat terjaga dengan aman. Ini adalah bentuk Integritas yang ditanamkan dalam tata nilai INISIATIF BPJS. Hal ini sangat urgent untuk dijaga,” ujar salah satu inisiator tata nilai INISIATIF ini.
Afdal menjelaskan, bahwa pembekalan kompetensi digital tersebut telah dilakukan dengan menghadirkan layanan Learning Management System (LMS) yang secara aktif membangun keterlibatan setiap insan BPJS Kesehatan.
“Ada satu yang menarik terkait LMS, dalam membangun ketertarikan karyawan, maka kami berkolaborasi dengan komunitas yang untuk bisa berpartisipasi dalam masifikasi informasi pada digital library. Ini menjadi wujud inovasi penting dalam membangun knowledge management di BPJS Kesehatan. Oleh karena itu, pendalaman kompetensi tidak hanya dibentuk secara pasif kepada setiap karyawan, melainkan secara aktif membangun keterlibatan mereka untuk berkolaborasi, saling berbagi pengetahuan dalam LMS,” tuturnya.
LMS ini sangat membantu dalam memastikan pengetahuan yang memadai, khususnya bagi Duta BPJS Kesehatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat agar dapat memberikan pelayanan yang prima. Sebagai komitmen nilai pelayanan prima dari tata nilai INISIATIF, maka BPJS Kesehatan menerapkan standarisasi product knowledge yang mengharuskan setiap Duta untuk lulus dua kali dalam pelatihan dan akan dievaluasi sekali setiap tiga bulan.
Lihat Juga :