Jadi Destinasi Premium, Pasar Properti Bali Mengalami Pergeseran
Senin, 11 November 2024 - 08:30 WIB
loading...
Industri properti Bali terus menunjukkan peningkatan signifikan. Salah satu pendorong utama pertumbuhan ini adalah sektor pariwisata yang terus berkembang. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
DENPASAR - Industri properti Bali terus menunjukkan peningkatan signifikan. Baik di segmen hunian maupun komersial. Salah satu pendorong utama pertumbuhan ini adalah sektor pariwisata yang terus berkembang sehingga menarik minat investor lokal maupun internasional.
Pesatnya perkembangan industri properti di Pulau Dewata membuat NPG Indonesia, perusahaan pengembang propertii yang berbasis di Bali, memberikan pandangan terhadap kondisi tersebut. “Saat ini, Bali telah menjadi hot spot destinasi investasi properti, bukan hanya di Indonesia, namun juga di Asia,” kata General Manager NPG Indonesia Evgeny Obolentsev dalam siaran pers, Senin (11/11/2024). Baca juga: Keseimbangan Kunci Mengimbangi Masifnya Pembangunan Properti di Bali
Dia menambahkan, harga properti di Bali diperkirakan akan naik pada 2025. Hal ini didorong kombinasi peningkatan pariwisata dan investasi asing.
“Meskipun masih ada tantangan, seperti perubahan peraturan dan masalah lingkungan, daya tarik Bali sebagai pusat wisata terus mendorong tingkat permintaan. Selain itu, daya tarik budaya dan alam yang unik, terus menarik pembeli dari seluruh dunia,” tuturnya.
Menurut data terbaru dari REID, harga rata-rata properti di Bali meningkat sebesar 7% setiap tahun selama lima tahun terakhir. Di mana beberapa daerah mengalami tingkat pertumbuhan lebih tinggi.
Pesatnya perkembangan industri properti di Pulau Dewata membuat NPG Indonesia, perusahaan pengembang propertii yang berbasis di Bali, memberikan pandangan terhadap kondisi tersebut. “Saat ini, Bali telah menjadi hot spot destinasi investasi properti, bukan hanya di Indonesia, namun juga di Asia,” kata General Manager NPG Indonesia Evgeny Obolentsev dalam siaran pers, Senin (11/11/2024). Baca juga: Keseimbangan Kunci Mengimbangi Masifnya Pembangunan Properti di Bali
Dia menambahkan, harga properti di Bali diperkirakan akan naik pada 2025. Hal ini didorong kombinasi peningkatan pariwisata dan investasi asing.
“Meskipun masih ada tantangan, seperti perubahan peraturan dan masalah lingkungan, daya tarik Bali sebagai pusat wisata terus mendorong tingkat permintaan. Selain itu, daya tarik budaya dan alam yang unik, terus menarik pembeli dari seluruh dunia,” tuturnya.
Menurut data terbaru dari REID, harga rata-rata properti di Bali meningkat sebesar 7% setiap tahun selama lima tahun terakhir. Di mana beberapa daerah mengalami tingkat pertumbuhan lebih tinggi.
Lihat Juga :