3 BUMN Dapat Tugas Khusus Genjot Tiga Juta Rumah, Bakal Jadi Beban?
Selasa, 12 November 2024 - 06:50 WIB
loading...
A
A
A
Sekalipun pembangunan 3 juta rumah diyakini tidak membebani bisnis dan keuangan ketiga perusahaan, namun suntikan PMN diperlukan untuk menjaga arus kas alias cash flow.
“Biasanya, penugasan-penugasan melaksanakan tugas-tugas program pemerintah ini kan kemudian diikuti dengan adanya PMN. Saya tidak melihat bahwasannya tugas ini akan menjadi beban yang kemudian merusak BUMN-nya,” ujar Piter kepada MNC Portal, Senin (11/11/2024).
Dia memandang, pemerintah telah menyiapkan pendanaan khusus dan dialokasikan untuk proyek di sektor perumahan. Sehingga, bukan menjadi perkara bagi BUMN ketika mendapat tugas ini.
Sebelumnya, sejumlah BUMN mengalami kerugian berarti lantaran penugasan pemerintah yang tidak sesuai dengan kapasitas fiskal masing-masing perusahaan, terutama di BUMN karya.
Soal kasus tersebut, Piter menegaskan pendanaan program 3 juta rumah akan jauh lebih kecil dibandingkan proyek infrastruktur lain yang menelan anggaran puluhan triliun rupiah.
“Tapi kalau untuk BUMN yang seperti Semen Indonesia, kemudian BTN dan Perumnas saya kira enggak ada masalah untuk mereka untuk melaksanakan. Apalagi secara nilai juga nggak terlalu berat, yang nggak sebesar kalau proyek-proyek pembangunan infrastruktur,” paparnya.
“Biasanya, penugasan-penugasan melaksanakan tugas-tugas program pemerintah ini kan kemudian diikuti dengan adanya PMN. Saya tidak melihat bahwasannya tugas ini akan menjadi beban yang kemudian merusak BUMN-nya,” ujar Piter kepada MNC Portal, Senin (11/11/2024).
Dia memandang, pemerintah telah menyiapkan pendanaan khusus dan dialokasikan untuk proyek di sektor perumahan. Sehingga, bukan menjadi perkara bagi BUMN ketika mendapat tugas ini.
Sebelumnya, sejumlah BUMN mengalami kerugian berarti lantaran penugasan pemerintah yang tidak sesuai dengan kapasitas fiskal masing-masing perusahaan, terutama di BUMN karya.
Soal kasus tersebut, Piter menegaskan pendanaan program 3 juta rumah akan jauh lebih kecil dibandingkan proyek infrastruktur lain yang menelan anggaran puluhan triliun rupiah.
“Tapi kalau untuk BUMN yang seperti Semen Indonesia, kemudian BTN dan Perumnas saya kira enggak ada masalah untuk mereka untuk melaksanakan. Apalagi secara nilai juga nggak terlalu berat, yang nggak sebesar kalau proyek-proyek pembangunan infrastruktur,” paparnya.
Lihat Juga :