Kurikulum Go Green Pertamina UMK Academy Siap Tumbuhkan UMKM Hijau
Rabu, 13 November 2024 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A
Hasil produksi keset tersebut dibeli oleh Jamajama Project lalu dijual kembali ke konsumen. "Ini sangat membantu ekonomi ibu-ibu, sambil menunggu anak-anak sekolah PAUD, mereka mengerjakan itu bisa dapat satu keset. Mengisi waktu luang sambil menghasilkan uang," jelasnya.
Kreativitas serupa juga ditunjukkan peserta Pertamina UMK Academy 2024 lainnya, produsen cokelat Memukao asal Temanggung, yang berinovasi menghadirkan produk sabun cuci tangan cair dari olahan kulit kakao yang selama ini menjadi limbah.
Selanjutnya, Nabila Art Gallery, produsen lampu hias aromaterapi di Sidoarjo, yang mengolah limbah PVC untuk menghadirkan produk kreatif pengharum ruangan. Lalu, Rumah Tamadun dari Rokan Hilir yang menyulap minyak jelantah menjadi aneka produk ekonomis seperti lilin aromaterapi, sabun mandi dan parfum padat.
Peserta lainnya, Kelana Coffee di Lombok Timur menggunakan sampah kopi hasil roastingnya menjadi pupuk kompos. Kemudian Kopi Kalimantan mengelola limbah menjadi produk baru yaitu teh Gaharu dan wedang Gaharu. Hal yang sama juga dilakukan oleh Ronald Moreno, peserta Pertamina UMK Academy 2024 yang menciptakan produk baru seperti aksesoris, produk daur ulang dari kain perca, sisa kain batik.
"Secara jangka panjang penggunaan material yang lebih ramah lingkungan atau mengadopsi proses produksi yang lebih bersih dapat membantu menjaga kualitas lingkungan, yang pada akhirnya menguntungkan masyarakat luas," tutur pemilik bisnis fesyen bermerek RonaldMoreno ini.
Tak hanya mengolah limbah menjadi produk baru, para peserta juga mengubah packaging dengan bahan yang lebih ramah lingkungan. Salah satunya Berkah Krawu Indonesia membuat kemasan khusus dengan besek mini untuk membungkus makanannya sebagai pengganti kertas minyak.
Kreativitas serupa juga ditunjukkan peserta Pertamina UMK Academy 2024 lainnya, produsen cokelat Memukao asal Temanggung, yang berinovasi menghadirkan produk sabun cuci tangan cair dari olahan kulit kakao yang selama ini menjadi limbah.
Selanjutnya, Nabila Art Gallery, produsen lampu hias aromaterapi di Sidoarjo, yang mengolah limbah PVC untuk menghadirkan produk kreatif pengharum ruangan. Lalu, Rumah Tamadun dari Rokan Hilir yang menyulap minyak jelantah menjadi aneka produk ekonomis seperti lilin aromaterapi, sabun mandi dan parfum padat.
Peserta lainnya, Kelana Coffee di Lombok Timur menggunakan sampah kopi hasil roastingnya menjadi pupuk kompos. Kemudian Kopi Kalimantan mengelola limbah menjadi produk baru yaitu teh Gaharu dan wedang Gaharu. Hal yang sama juga dilakukan oleh Ronald Moreno, peserta Pertamina UMK Academy 2024 yang menciptakan produk baru seperti aksesoris, produk daur ulang dari kain perca, sisa kain batik.
"Secara jangka panjang penggunaan material yang lebih ramah lingkungan atau mengadopsi proses produksi yang lebih bersih dapat membantu menjaga kualitas lingkungan, yang pada akhirnya menguntungkan masyarakat luas," tutur pemilik bisnis fesyen bermerek RonaldMoreno ini.
Tak hanya mengolah limbah menjadi produk baru, para peserta juga mengubah packaging dengan bahan yang lebih ramah lingkungan. Salah satunya Berkah Krawu Indonesia membuat kemasan khusus dengan besek mini untuk membungkus makanannya sebagai pengganti kertas minyak.
Lihat Juga :