Generasi Muda Didorong Terlibat Mewujudkan Swasembada Gula
Jum'at, 15 November 2024 - 11:40 WIB
loading...
A
A
A
"Saya apresiasi atas terselenggaranya acara ini kepada manajemen PT SGN. Mari saling bahu-membahu wujudkan swasembada pangan, bahkan dalam sisi lain mampu menghasilkan pendapatan yang lebih menarik dan lebih baik daripada profesi lain," terang Abdul Ghani.
Baca Juga: Atasi Krisis Pangan, Kementan Bakal Optimalisasi Lahan dan Cetak Sawah Baru
Apresiasi diberikan kepada Direktorat Jenderal Perkebunan Kementan, termasuk rencana SGN menyiapkan petugas pendamping tebu rakyat untuk pelayanan petani tebu. Plt Direktur Jenderal Perkebunan KementanHeru Tri Widarto mengapresiasi SGN karena sudah menyiapkan 2.000 karyawan yang berfungsi seperti penyuluh atau pendamping kepada petani tebu rakyat.
"Kami sangat berharap SGN menjadi motor untuk stakeholder yang lain dengan pengembangan yang sudah dilakukan melalui ETERA dan sekarang program Inkubator Agripreneur Tebu," kata Heru.
Sebagai informasi Inkubator Agripreneur Tebu tersebut mendapat atensi besar dari generasi muda. Tercatat peserta yang mendaftar sebesar 1.110 peserta dalam tiga hari dan saat ini dalam proses seleksi. Program Inkubator Agripreneur Tebu ini menjadi terobosan dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk menjadi pionir dalam revolusi pertanian modern. Ini adalah kesempatan emas bagi mereka yang ingin terlibat dalam salah satu sektor strategis yang berperan penting dalam masa depan ketahanan pangan Indonesia.
Baca Juga: Atasi Krisis Pangan, Kementan Bakal Optimalisasi Lahan dan Cetak Sawah Baru
Apresiasi diberikan kepada Direktorat Jenderal Perkebunan Kementan, termasuk rencana SGN menyiapkan petugas pendamping tebu rakyat untuk pelayanan petani tebu. Plt Direktur Jenderal Perkebunan KementanHeru Tri Widarto mengapresiasi SGN karena sudah menyiapkan 2.000 karyawan yang berfungsi seperti penyuluh atau pendamping kepada petani tebu rakyat.
"Kami sangat berharap SGN menjadi motor untuk stakeholder yang lain dengan pengembangan yang sudah dilakukan melalui ETERA dan sekarang program Inkubator Agripreneur Tebu," kata Heru.
Sebagai informasi Inkubator Agripreneur Tebu tersebut mendapat atensi besar dari generasi muda. Tercatat peserta yang mendaftar sebesar 1.110 peserta dalam tiga hari dan saat ini dalam proses seleksi. Program Inkubator Agripreneur Tebu ini menjadi terobosan dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk menjadi pionir dalam revolusi pertanian modern. Ini adalah kesempatan emas bagi mereka yang ingin terlibat dalam salah satu sektor strategis yang berperan penting dalam masa depan ketahanan pangan Indonesia.
(nng)
Lihat Juga :