Pecah Rekor, India Bakal Capai Target Ekspor Rp12.700 Triliun di 2024

Minggu, 17 November 2024 - 11:54 WIB
loading...
A A A
Selain itu, ekspor barang-barang teknik dari India naik lebih dari 39% selama periode tersebut. Ekspor barang-barang elektronik naik 45% dan bahan kimia organik dan anorganik sebesar 27%. Tidak hanya itu, ekspor beras melonjak lebih dari 85%, didorong oleh kontrol ekspor baru-baru ini yang bertujuan untuk memastikan ketahanan pangan. Sektor-sektor padat karya juga berkembang pesat, dengan ekspor tekstil dan garmen siap pakai meningkat lebih dari 35%.

Baca Juga: Rudal-rudal Hizbullah Serang 5 Pangkalan Militer Israel

Terlepas dari catatan positif seputar ekspor India, mata uang asli India mengalami kesulitan. Rupee India telah jatuh ke level terendah sepanjang masa terhadap dolar AS di pasar mata uang bulan ini. Penurunan ini terjadi setelah mantan Presiden AS Donald Trump memenangkan pemilihan umum AS untuk kedua kalinya, mengamankan masa jabatan 4 tahun lagi. Kemenangannya menyebabkan indeks dolar AS naik, setelah beberapa bulan terakhir melemah terhadap Rupee India dan mata uang-mata uang lainnya.

Sebagai hasil dari kenaikan greenback, India terus membuang dolar AS untuk melindungi Rupee. Berdasarkan laporan pekan lalu, Reserve Bank of India (RBI) dan anggota-anggota BRICS lainnya mulai membuang dolar setelah kemenangan Trump melindungi mata uang mereka. Blok BRICS juga telah mengubah nadanya terhadap dolar AS, dengan mengatakan bahwa meskipun mereka sedang mengembangkan mata uang saingan, mereka tidak ingin menghancurkan dolar AS secara keseluruhan. Presiden Rusia Vladimir Putin mengkonfirmasi bulan ini bahwa tidak perlu membuang dolar AS, meskipun mata uang ini telah melemah di tangan negara asalnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Rekomendasi
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Hari Ini, Timnas Indonesia...
Hari Ini, Timnas Indonesia vs Australia Berebut Tiket Final di Piala AFF U-19 2026
Berita Terkini
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Infografis
Cristiano Ronaldo Sukses...
Cristiano Ronaldo Sukses Cetak Rekor di Liga Arab Saudi 2023/2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved