Puspinebt ICMI Jabar Siap Kolaborasi Kembangkan EBT
Senin, 18 November 2024 - 16:49 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Rusia Serang Ukraina Besar-besaran, Negara NATO Ini Kerahkan Jet Tempur
Wakil Direktur Badan Pelaksana Puspinebt Yosi Wihara menambahkan, Jawa Barat memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan energi baru terbarukan. Wilayah ini, tegas dia, kaya akan sumber daya, mulai dari air, panas bumi, hingga limbah yang dapat diolah menjadi energi. "Bahkan, pengelolaan sampah di perkotaan seperti Bandung bisa menjadi solusi energi yang inovatif, belajar dari keberhasilan di Banyuwangi," tambahnya.
Pembicara lainnya, Prof. Dr. Didin S. Damanhuri menekankan pentingnya swasembada energi dalam menghadapi tantangan global. "Indonesia harus fokus pada energi bersih dan mandiri. Puspinebtmemiliki peran strategis untuk mendorong pengembangan energi ini, sehingga Indonesia dapat menuju masa depan yang lebih hijau," tegasnya.
Seminar ini juga menghasilkan beberapa rekomendasi strategis, yakni penguatan regulasi dan insentif untuk mendorong investasi di sektor EBT. Kemudian, peningkatan kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan sektor swasta, serta edukasi masyarakat tentang pentingnya transisi energi menuju keberlanjutan. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi Jawa Barat untuk menjadi pionir dalam pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia.
Jawa Barat dengan potensi sumber daya yang besar, perlu memainkan peran strategis dalam mewujudkan ekonomi hijau di tingkat nasional. Dengan dukungan penuh semua pihak, Puspinebt ICMI Jawa Barat berharap program-program yang dijalankan mampu menjawab kebutuhan energi sekaligus mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Wakil Direktur Badan Pelaksana Puspinebt Yosi Wihara menambahkan, Jawa Barat memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan energi baru terbarukan. Wilayah ini, tegas dia, kaya akan sumber daya, mulai dari air, panas bumi, hingga limbah yang dapat diolah menjadi energi. "Bahkan, pengelolaan sampah di perkotaan seperti Bandung bisa menjadi solusi energi yang inovatif, belajar dari keberhasilan di Banyuwangi," tambahnya.
Pembicara lainnya, Prof. Dr. Didin S. Damanhuri menekankan pentingnya swasembada energi dalam menghadapi tantangan global. "Indonesia harus fokus pada energi bersih dan mandiri. Puspinebtmemiliki peran strategis untuk mendorong pengembangan energi ini, sehingga Indonesia dapat menuju masa depan yang lebih hijau," tegasnya.
Seminar ini juga menghasilkan beberapa rekomendasi strategis, yakni penguatan regulasi dan insentif untuk mendorong investasi di sektor EBT. Kemudian, peningkatan kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan sektor swasta, serta edukasi masyarakat tentang pentingnya transisi energi menuju keberlanjutan. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi Jawa Barat untuk menjadi pionir dalam pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia.
Jawa Barat dengan potensi sumber daya yang besar, perlu memainkan peran strategis dalam mewujudkan ekonomi hijau di tingkat nasional. Dengan dukungan penuh semua pihak, Puspinebt ICMI Jawa Barat berharap program-program yang dijalankan mampu menjawab kebutuhan energi sekaligus mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
(fjo)
Lihat Juga :