4 Kerugian Apabila BTN Ganti Nama Jadi BPR, Bisa Ciptakan Persepsi Negatif

Selasa, 19 November 2024 - 11:22 WIB
loading...
4 Kerugian Apabila BTN...
Empat kerugian apabila BTN ganti nama menjadi BPR. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyarankan agar PT Bank Tabungan Negara ( BTN ) untuk berganti nama. BTN sebaiknya berganti nama menjadi Bank Perumahan Rakyat (BPR).

"Bank Tabungan Negara pak, saya minta pikirkan (namanya) menjadi Bank Perumahan Rakyat," kata Maruarar, baru-baru ini.

Pergantian nama ini untuk bisa menunjukkan jati diri yang sesungguhnya dari Bank BTN. Maruarar atau akrab disapa Ara ini menilai, jati diri dan substansi dari Bank BTN adalah pembiayan daripada perumahan atau properti.

Managing Partner Inventure Yuswohady pun turut menyoroti usulan dari Maruarar tersebut. Menurut Yuswo ada sejumlah kerugian apabila nama BTN diganti dengan BPR.

Baca Juga: Profil Maruarar Sirait yang Keluar dari PDIP untuk Mengikuti Jokowi

Berikut kerugian apabila BTN sebagai bank yang namanya sudah melekat di masyarakat diganti dengan BPR;

1. Customer Disconnection

BTN telah memiliki heritage dan reputasi kuat sebagai salah satu bank dengan sejarah panjang sejak 1897. Mengganti nama dapat membuat sebagian konsumen kehilangan emotional connection dan kepercayaan yang sudah terbangun lama.

2. Menyempitkan Lingkup Bisnis

Selama ini BTN telah memposisikan diri sebagai end to end financial solution, yang melayani lebih dari sekedar KPR. Positioning ini bahkan dipertegas dengan rebranding BTN yang baru saja dilakukan per Maret 2024 ini dengan jargon "beyond mortgage" maka konsekuensinya BTN akan membatasi diri di bisnis pembiayaan perumahan tak lagi "beyond mortgage" yang menutup peluang-peluang bisnis yang lebih luas.

3. BPR Identik dengan Bank Kecil

Singkatan "BPR" sudah identik dengan Bank Perkreditan Rakyat yang skala operasinya lebih kecil. Hal ini berisiko menciptakan persepsi negatif tentang skala operasi BTN karena BTN akan dianggap seperti BPR yang berskala kecil. Kebingungan ini akan sangat mengganggu dan menyulitkan proses branding dan komunikasi brand identity ke depannya.

4. BTN Identik dengan Perumahan

Sesungguhnya di benak konsumen, brand name "BTN" sudah identik dengan perumahan tanpa harus ada kata "perumahan" di situ. Itu sebabnya renaming itu sesungguhnya tak perlu karena memiliki risiko blunder identitas yang cukup tinggi dan butuh dana besar untuk mengomunikasikannya.

Baca Juga: Lihat Foto: BTN Catat Pertumbuhan KUR Sebesar 101,5 Persen

Renaming adalam keputusan amat strategis sehingga dipikir masak-masak untung-ruginya. Meski demikian, Yuswohady beranggapan ada keuntungan apabila nama BTN diganti dengan BPR. Menurut dia bank tersebut dinilai akan lebih spesifik dan langsung mencerminkan fokus utama BTN sebagai bank yang melayani pembiayaan perumahan. "Ini dapat memperkuat brand sebagai bank yang melayani sektor perumahan sehingga lebih tajam ditangkap konsumen," kata dia.

Selain itu, perubahan nama ini akan membawa BTN kembali ke khitah dan memperkuat positioning sebagai bank perumahan dan tegas membedakan diri dari bank lain. "Karena tidak ada satupun bank di Indonesia yang secara khusus mengambil positioning ini," katanya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Rekomendasi
Mantan Wasit FIFA Bongkar...
Mantan Wasit FIFA Bongkar Bobrok Piala Dunia 2026: Teknologi VAR Gagal Simpulkan Offside
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
DBL Gandeng Partner...
DBL Gandeng Partner Anyar untuk Dorong Pengembangan Talenta Muda Indonesia
Berita Terkini
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved