Dolar AS Ambruk ke Level Terendah 3 Tahun Gegara Tarif Trump

Rabu, 23 April 2025 - 08:15 WIB
loading...
Dolar AS Ambruk ke Level...
Dolar AS (USD) jatuh ke level terendah dalam tiga tahun pada hari Senin karena kegelisahan pasar meningkat atas perang tarif Presiden AS Donald Trump dan ketegangan dengan Ketua Federal Reserve, Jerome Powell. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Dolar Amerika Serikat (USD) jatuh ke level terendah dalam tiga tahun pada hari Senin karena kegelisahan pasar meningkat atas perang tarif Presiden AS Donald Trump dan ketegangan dengan Ketua Federal Reserve, Jerome Powell.

Indeks dolar AS ICE yang melacak greenback terhadap sejumlah mata uang utama, terpantau turun lebih dari 1% menjadi 97,923 untuk menyentuh level terendah sejak Maret 2022. Dolar juga mencapai posisi terburuknya terhadap euro, pound, yen, dan franc Swiss, dan melemah terhadap rubel, tergelincir di bawah 80 untuk pertama kalinya sejak Juni 2024.

Baca Juga: Bank Raksasa Jerman Memperingatkan Kejatuhan Dolar AS, Ini Dasarnya

Mata uang AS telah berada di bawah tekanan yang terus meningkat sejak Trump meluncurkan tarif baru yang disebut sebagai 'Hari Pembebasan' pada 2 April, dengan menargetkan terhadap mitra dagang global AS. Kepercayaan pasar semakin terguncang setelah Trump secara terbuka mengecam Powell atas kebijakan suku bunga.

Presiden mengecam bos the Fed, serta menuntut penurunan suku bunga dan memperingatkan bahwa Powell dapat dicopot. "Jika dia ingin dia keluar, dia akan keluar dari sana dengan sangat cepat," kata Trump.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Bagaimana Kebijakan...
Bagaimana Kebijakan Bank Sentral Berpengaruh terhadap Pasar Mata Uang?
Secret Service hingga...
Secret Service hingga FBI Dilibatkan Uji Keaslian Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
Rekomendasi
BGN Nunggak ke Pihak...
BGN Nunggak ke Pihak Ketiga Rp1,6 Triliun pada 2025, Ada untuk EO hingga Jasa Konsultan
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
BTS Rilis Video Musik...
BTS Rilis Video Musik NORMAL, Tayang Perdana Eksklusif di Spotify
Berita Terkini
Yamaha Grand Filano...
Yamaha Grand Filano Hybrid Tawarkan Gaya Kalcer, Konsumsi BBM Diklaim Capai 60 Km per Liter
Produktivitas Kebun...
Produktivitas Kebun Sawit Sitaan Negara Menurun, Muncul Desakan Audit Total
Danantara Resmi Gabung...
Danantara Resmi Gabung ke Forum Sovereign Wealth Fund Dunia, Ini Manfaatnya
Penguatan IHSG Tak Terbendung...
Penguatan IHSG Tak Terbendung Sentuh 6.175, Diwarnai Lompatan 363 Saham
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Podomoro University Cetak Wirausaha Berbasis Pasar Modal
Brand Footprint 2026,...
Brand Footprint 2026, Lemonilo Raih Fastest Growing On the Go Snack
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved