Utang AS Bisa Meledak Tambah Rp240.000 Triliun, Apa yang Terjadi dengan Ekonomi Global?

Kamis, 21 November 2024 - 08:52 WIB
loading...
A A A
Menurut dia skenario ini menimbulkan kekhawatiran mengenai kemampuan AS untuk mengatasi ketidakseimbangan anggaran. Situasi seperti ini sebagian merupakan hasil dari kebijakan ekonomi.

Janji pemotongan pajak yang dikombinasikan dengan mempertahankan belanja publik berisiko memperburuk ketidakseimbangan anggaran. Selain itu, tarif yang diberlakukan oleh pemerintahan Trump tidak cukup untuk mengimbangi penurunan pendapatan pajak. Dinamika ini, yang disebut sebagai "proteksionisme XXL" sudah membebani nilai dolar, yang terapresiasi terhadap euro, sehingga mengganggu neraca perdagangan trans-Atlantik.

Di luar batas-batas Amerika, utang kolosal AS merupakan ancaman langsung terhadap ekonomi global. Terlebih lagi, dengan 23% dari utang ini dipegang oleh investor asing, sebuah krisis dapat secara signifikan mempengaruhi pasar keuangan internasional. Maria Vassalou, direktur Pictet Research Institute, merangkum situasi ini:

"Seluruh dunia akan mengalami banyak kerugian jika terjadi krisis utang AS, karena mereka membiayai defisit Amerika dengan membeli dolar, obligasi negara, dan saham-saham Amerika."

Baca Juga: Setelah Kuasai Gaza dan Lebanon, Israel Dituding Segera Invasi Iran, Saudi dan Turki
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Rekomendasi
Wajah Islam di Piala...
Wajah Islam di Piala Dunia: Ketika Timnas Maroko Berdakwah Lewat Akhlak
Mantan Wakil Kepala...
Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Tersangka Korupsi MBG
Kisah Unik Syifa Hadju,...
Kisah Unik Syifa Hadju, Afgan, Sheila Dara, dan Baskara di Balik Secangkir Kopi
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat ke 5.709 Pagi Ini, Mayoritas Sektor Bergerak Positif
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
Prabowo Pangkas 1.000...
Prabowo Pangkas 1.000 BUMN Menjadi 250, Bagaimana Nasib Karyawan?
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
Infografis
Klaim AS Hendak Bunuh...
Klaim AS Hendak Bunuh Putin Bisa Picu Perang Nuklir dengan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved