Inggris Kerek Pajak, Pengusaha Waswas Picu Ancaman PHK

Rabu, 27 November 2024 - 19:28 WIB
loading...
A A A
Baru-baru ini, dalam sebuah survei bisnis menunjukkan adanya penurunan aktivitas sektor swasta Inggris, di tengah ketidakpastian yang ditimbulkan oleh kebijakan pajak dalam Anggaran. Bahkan beberapa pengecer besar seperti Tesco, Sainsbury’s, dan Marks & Spencer memperingatkan akan adanya lonjakan biaya hingga 7 miliar euro akibat kebijakan tersebut, yang berpotensi menyebabkan pemutusan hubungan kerja yang tak terhindarkan.

Menanggapi kritik tersebut, seorang juru bicara pemerintah menyatakan bahwa Anggaran yang disampaikan bulan lalu bertujuan untuk memperbaiki keuangan publik dan membangun kembali infrastruktur penting seperti NHS, sambil memastikan bahwa pekerja tidak dibebani pajak lebih tinggi.

"Pilihan ini memang sulit, namun alternatifnya adalah penghematan yang lebih ketat, penurunan yang lebih besar, dan ketidakstabilan yang justru akan merugikan bisnis dan pekerja," tambahnya.

Pemerintah berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan dan bekerja sama dengan sektor swasta dalam investasi masa depan Inggris. Sebagai bagian dari itu, mereka tengah mereformasi sistem perencanaan, mengatasi hambatan perdagangan, dan menggalakkan investasi sektor swasta senilai 63 miliar euro yang diumumkan dalam KTT Investasi Internasional.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Momentum Jakarta Fair,...
Momentum Jakarta Fair, Bapenda DKI Permudah Warga Bayar Pajak Kendaraan
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Pengusaha Respons Ekspor...
Pengusaha Respons Ekspor Sawit-Batu Bara lewat PT DSI: Minta Bertahap dan Kepastian Hukum
Menkeu Purbaya Pastikan...
Menkeu Purbaya Pastikan Skema Pajak DSI Berlaku Normal
Polres Jakpus Ungkap...
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Rekomendasi
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved