Langkah Pemerintah Jaga Pangan Didukung oleh Ketersediaan Pupuk

Senin, 31 Agustus 2020 - 16:11 WIB
loading...
Langkah Pemerintah Jaga...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Langkah pemerintah untuk menjaga ketersediaan stok pangan selama pandemi, bahkan meski pandemi berlangsung dua tahun, bakal berlangsung lancar. Pasalnya, sektor-sektor pendukung untuk menjaga ketersediaan pangan itu juga sudah dipersiapkan dengan baik.

Di sektor penyediaan pupuk, misalnya, tak perlu dikhawatirkan lagi. Bahkan, penyediaan pupuk oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) bisa membuat lega, sebab BUMN itu selalu menyiapkan stok pupuk bersubsidi di atas ketentuan stok minimum.

Saat ini stok pupuk yang disediakan oleh Pupuk Indonesia mencapai 1.045.261 ton. Angka itu jauh di atas ketentuan stok minimum yang sebesar 125.539 ton. ( Baca juga:Melemah 2,02 Persen, IHSG Hari Ini Ditutup Masuk Zona Merah )

Stok itu terdiri dari 845.441 ton urea, 87.297 ton NPK, 51.060 ton SP-36, 21.086 ton ZA, dan 40.378 organik. Semua stok jenis pupuk itu tersedia mulai dari lini I hingga lini IV.

"Bahkan sebagian besar volume stok telah tersedia di lini III dengan jumlah sebesar 567.029 ton dan siap didistribusikan ke lini IV serta disalurkan kepada petani secara merata ke seluruh Indonesia jika sudah mendapat instruksi," kata Wijaya Laksana, Kepala Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia (Persero), dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Senin (31/8/2020).

Jumlah stok pupuk tersebut dipenuhi oleh lima anak perusahaan Pupuk Indonesia, yaitu PT Pupuk Kaltim, PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kujang, PT Pupuk Iskandar Muda, dan PT Pupuk Sriwidjaja.

Nah, guna mengantisipasi kebutuhan petani apabila terjadi kekurangan atau kehabisan alokasi, Pupuk Indonesia pun menyiapkan stok pupuk non-subsidi di kios-kios resmi. Perseroan mencatat, stok pupuk non-subsidi saat ini tersedia sekitar 750 ribu ton.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
Pertamina dan Pupuk...
Pertamina dan Pupuk Indonesia Jajaki Kolaborasi Strategis untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Pangan Nasional
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Teknologi Perlindungan...
Teknologi Perlindungan Tanaman Bermekanisme Ganda Diperkenalkan kepada Petani
Dirjenbun Kementan Pastikan...
Dirjenbun Kementan Pastikan Perlindungan dan Pemberdayaan Petani
Cerita Leni, Anak Buruh...
Cerita Leni, Anak Buruh Tani yang Lolos Akuntansi UGM Lewat SNBP dan Kuliah Gratis
Rekomendasi
Perindo Apresiasi Inisiatif...
Perindo Apresiasi Inisiatif Danantara Bangun Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik di Denpasar Raya
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi dan TPPU
Berita Terkini
HUT ke-54, Petrokimia...
HUT ke-54, Petrokimia Gresik Fokus Transformasi dan Keberlanjutan
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved