PLN Siapkan Strategi Jitu Tarik Investasi Hijau
Senin, 02 Desember 2024 - 11:27 WIB
loading...
PLN terus menunjukkan komitmen kuat dalam menciptakan iklim investasi hijau di Indonesia. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT PLN (Persero) terus menunjukkan komitmen dalam menciptakan iklim investasi hijau di Indonesia, terutama untuk mendukung transisi energi berkelanjutan dan target nasional menuju Net Zero Emission (NZE) pada 2060.
"Tujuan kita bersama adalah untuk mengeksplorasi dan memajukan solusi pembiayaan proyek yang menyelaraskan komitmen saham kami dengan transisi yang berkelanjutan untuk mewujudkan masa depan rendah karbon," kata Komisaris Utama PLN Burhanuddin Abdullah, dalam Electricity Connect 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, dikutip Senin (2/12/2024).
Baca Juga: Ojol Dilarang Isi BBM Pertalite, Ini Bahayanya
Ia menekankan, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi dalam menciptakan iklim investasi hijau yang kondusif. Pertama yang harus dilakukan PLN adalah memahami pentingnya kebijakan rencana pasar dan praktik transparan di sektor energi baru terbarukan (EBT).
"Dalam menarik investor, PLN menyadari tantangan dalam menarik investasi, kami memahami pentingnya kebijakan rencana pasar dan praktik transparansi untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif," jelas Burhanuddin.
"Tujuan kita bersama adalah untuk mengeksplorasi dan memajukan solusi pembiayaan proyek yang menyelaraskan komitmen saham kami dengan transisi yang berkelanjutan untuk mewujudkan masa depan rendah karbon," kata Komisaris Utama PLN Burhanuddin Abdullah, dalam Electricity Connect 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, dikutip Senin (2/12/2024).
Baca Juga: Ojol Dilarang Isi BBM Pertalite, Ini Bahayanya
Ia menekankan, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi dalam menciptakan iklim investasi hijau yang kondusif. Pertama yang harus dilakukan PLN adalah memahami pentingnya kebijakan rencana pasar dan praktik transparan di sektor energi baru terbarukan (EBT).
"Dalam menarik investor, PLN menyadari tantangan dalam menarik investasi, kami memahami pentingnya kebijakan rencana pasar dan praktik transparansi untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif," jelas Burhanuddin.
Lihat Juga :