alexametrics

Rupiah Diprediksi Lanjut Menguat

loading...
Rupiah Diprediksi Lanjut Menguat
Rupiah diprediksi melanjutkan penguatan. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari ini diprediksi kembali menguat. Sentimen positif bersumber dari rilis neraca dagang yang bakal diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada Rabu ini.

Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, memproyeksikan mata uang Garuda akan kembali menguat melawan dolar AS. Rupiah berpotensi menguat di Rp13.600-Rp13.700 per dolar AS.

"Hari ini data neraca perdagangan Indonesia bisa menjadi faktor penggerak rupiah. Konsensus defisit USD470 juta. Rilis defisit yang lebih besar dari konsensus bisa menahan penguatan rupiah. Potensi kisaran hari ini Rp13.600-Rp13.700 per USD," ujar Ariston di Jakarta, Rabu (15/1/2020)



Dia pun melanjutkan penandatanganan kesepakatan, sebagian harga instrumen berkonsolidasiKonsolidasi bisa diartikan tidak terlalu menguat.

"Kekhawatiran muncul setelah Menteri Keuangan AS semalam mengatakan tarif impor China tak akan dihapus hingga fase kedua disepakati dan kesepakatan fase kedua mungkin terjadi setelah pemilu AS, jadi buat rupiah menguat," jelasnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak