8 Konsekuensi Negara-negara BRICS jika Nekat Meninggalkan Dolar AS

Selasa, 03 Desember 2024 - 11:46 WIB
loading...
8 Konsekuensi Negara-negara...
Konsekuensi negara-negara BRICS jika meninggalkan dolar AS dan membuat mata uang sendiri. FOTO/iStock Photo
A A A
JAKARTA - BRICS telah mulai mengeksplorasi cara untuk mengurangi ketergantungan mereka pada dolar AS dalam transaksi internasional. Beberapa alasan yang mendasari inisiatif ini antara lain untuk mengurangi pengaruh dolar AS, menghadapi sanksi ekonomi, dan mendorong perdagangan yang lebih menguntungkan di antara negara-negara BRICS.

Namun, jika negara-negara BRICS benar-benar meninggalkan dolar AS, beberapa konsekuensi bisa terjadi, baik bagi negara-negara BRICS itu sendiri maupun untuk sistem keuangan global. Berikut konsekuensi negara-negara BRICS jika meninggalkan dolar AS dan membuat mata uang sendiri dilansir dari Watcher Guru, Selasa (3/12/2024).

1. Potensi Penguatan Mata Uang Lokal atau Mata Uang Lain

Negara-negara BRICS bisa beralih menggunakan mata uang lokal atau mata uang bersama seperti BRICS currency untuk perdagangan antar negara anggota. Hal ini dapat mengurangi ketergantungan pada dolar AS dalam transaksi antar negara, yang bisa menguntungkan negara-negara tersebut dalam hal kedaulatan moneter.

Keuntungan: Negara-negara ini akan memiliki lebih banyak kontrol atas kebijakan moneter mereka dan berpotensi mengurangi ketergantungan pada kebijakan yang ditentukan oleh negara penerbit mata uang cadangan utama (dolar AS).

Risiko: Mata uang lokal atau mata uang BRICS yang lebih lemah mungkin akan mengalami volatilitas yang lebih tinggi, yang bisa menyebabkan ketidakstabilan ekonomi.

2. Pengurangan Dominasi Dolar AS

Mengurangi ketergantungan pada dolar AS akan mempengaruhi dominasi dolar dalam perdagangan internasional dan cadangan devisa global. Dolar saat ini digunakan sebagai mata uang utama untuk perdagangan minyak, komoditas lainnya, serta cadangan devisa oleh banyak negara. Baca Juga: Daftar 5 Negara BRICS yang Diancam Donald Trump, 3 di Antaranya Bersenjata Nuklir

Keuntungan: Negara-negara BRICS bisa meminimalkan dampak dari kebijakan moneter AS (seperti suku bunga atau sanksi ekonomi) yang dapat mempengaruhi ekonomi mereka secara langsung.

Risiko: Negara-negara BRICS mungkin menghadapi kesulitan dalam membangun sistem alternatif yang cukup kuat untuk menggantikan dolar sebagai mata uang cadangan dunia.

3. Risiko Ketidakstabilan Keuangan Global

Menggeser sistem perdagangan dari dolar AS ke mata uang lain atau mata uang yang lebih baru akan memerlukan perubahan besar dalam sistem keuangan global. Ini bisa menyebabkan ketidakstabilan jangka pendek.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Rekomendasi
Aksi Heroik Pilot Marinir...
Aksi Heroik Pilot Marinir yang Gugur Ditembak demi Selamatkan Kopassus Di Timtim
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
TNI Buka Suara soal...
TNI Buka Suara soal Pengamanan Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah, Tegaskan Atas Permintaan Kejaksaan
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved