8 Konsekuensi Negara-negara BRICS jika Nekat Meninggalkan Dolar AS

Selasa, 03 Desember 2024 - 11:46 WIB
loading...
A A A
Keuntungan: Negara-negara BRICS akan lebih terlindungi dari fluktuasi tajam dolar dan intervensi ekonomi oleh AS.

Risiko: Negara-negara lain yang bergantung pada dolar AS, seperti negara-negara berkembang, mungkin akan mengalami gangguan dalam perdagangan internasional. Selain itu, nilai tukar antar mata uang baru yang digunakan untuk perdagangan bisa sangat volatile.

4. Tantangan dalam Infrastruktur Keuangan Internasional

Sebagian besar infrastruktur keuangan dunia, seperti sistem pembayaran internasional (misalnya, SWIFT), beroperasi di sekitar dolar AS. Negara-negara BRICS yang meninggalkan dolar mungkin perlu membangun alternatif untuk menggantikan infrastruktur ini.

Keuntungan: Negara-negara BRICS bisa menciptakan sistem pembayaran yang lebih independen dan aman dari tekanan luar misalnya sanksi dari AS.

Risiko: Membangun infrastruktur yang dapat menggantikan sistem berbasis dolar AS memerlukan waktu, investasi besar, dan kerjasama internasional yang kompleks.

5. Pengaruh terhadap Pasar Keuangan Global

Pasar keuangan global sangat bergantung pada dolar AS. Jika negara-negara BRICS meninggalkan dolar, bisa ada dampak terhadap harga aset global seperti emas, minyak, dan komoditas lainnya, serta terhadap stabilitas pasar keuangan global.

Keuntungan: Negara-negara BRICS bisa memiliki lebih banyak kekuatan dalam menentukan harga komoditas, seperti minyak dan gas, yang selama ini sangat bergantung pada dolar. Baca Juga: Trump Tabuh Genderang Perang ke BRICS, Pukulan Telak bagi India

Risiko: Hal ini bisa menyebabkan ketegangan dengan negara-negara yang masih menggunakan dolar sebagai mata uang utama dalam perdagangan, yang mungkin berujung pada ketidakpastian pasar dan kekacauan ekonomi global.

6. Pengaruh terhadap Kebijakan Ekonomi Negara-negara BRICS

Negara-negara BRICS mungkin akan mengalami peningkatan ketergantungan antar negara anggota dalam urusan perdagangan dan investasi. Hal ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di dalam kelompok tersebut, tetapi juga bisa menciptakan ketegangan internal jika ada ketidaksepakatan dalam kebijakan ekonomi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Rekomendasi
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Berita Terkini
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
TikTok Dorong Pertumbuhan...
TikTok Dorong Pertumbuhan Industri Kecantikan Malalui ForYouBeauty 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
Operasional Multi Lokasi...
Operasional Multi Lokasi Kini Bisa Dipantau dari Satu Dashboard
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved