Pengembang Rumah Subsidi Tetap Optimistis di Tengah Pandemi

Senin, 31 Agustus 2020 - 18:08 WIB
loading...
Pengembang Rumah Subsidi...
Pengembang pertumahan subsidi meyakini sektor properti akan tetap bertahan dan bangkit kembali di tengah pandemi saat ini. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 yang belum juga usai memberikan dampak negatif terhadap perekonomian nasional, tak terkecuali di sektor properti . Pada kuartal II/2020, penjualan properti bahkan turun drastis seiring jebloknya daya beli.

Namun demikian, para pengembang properti di Tanah Air, termasuk pengembang rumah bersubsidi tetap optimistis sektor ini akan bangkit kembali pada akhir tahun nanti. Optimisme tersebut didasari pada subsidi yang masih dikucurkan oleh pemerintah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

(Baca Juga: Permintaan Rumah Subsidi Naik Gila-Gilaan, Pertanda Apa?) Hingga semester pertama tahun ini, realisasi kredit pemilikan rumah bersubsidi untuk MBR tercatat mencapai 85.000 unit. Sedangkan pembangunan rumah bersubsidi semester kedua tahun ini ditargetkan mencapai 150 ribu hingga 170 ribu unit, tergantung pada relaksasi dan percepatan proses maupun aturan realisasi akad kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi bagi MBR.

"Pemerintah memberikan subsidi uang muka secara langsung dengan nilai Rp4 juta, subsidi bunga yang sama (flat) selama mengangsur dan subsidi bebas PPN," jelas Direktur PT Arifindo Adiputra Ariaguna Dewi Kartika di Jakarta, Senin (31/8/2020).

Dia menambahkan, pemerintah memberikan subdisi khusus untuk kepemilikan rumah bersubsidi. "Jika melihat keadaan seperti itu lebih baik beli rumah subdisi daripada mengontrak," ujarnya.

Arifindo sendiri, imbuh Dewi, mengembangkan hunian bersubsidi Daru Estates di Tangerang, Banten sesuai dengan plafon yang diberikan oleh pemerintah, yakni uang muka (down payment) mulai dari Rp3,5 juta, subsidi langsung Rp4 juta, bunga yang stabil 5% selama proses cicilan dan bebas Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Dewi menjelaskan, Daru Estate mengusung konsep Transit Oriented Development (TOD) yaitu tempat tinggal yang berdekatan dengan titik-titik transportasi seperti stasiun kereta (stasiun Daru, Tangerang), terminal dan bandara hingga dekat dengan fasilitas penunjang seperti pasar, sekolah, rumah sakit maupun kantor pemerintahan.

(Baca Juga: Di Tengah Ancaman Resesi, Sektor Properti Diyakini Masih Bertahan)

Dengan luas sekitar 35 hektare, di Daru Estates sudah terbangun ratusan unit rumah subsidi. Sebagian besar bangunan tersebut sudah dihuni oleh masyarakat yang bekerja di Jakarta.

Pemerintah sendiri terus berupaya menggerakkan perekonomian nasional termasuk sektor perumahan. Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, sektor perumahan memiliki multiplier effect yang besar kepada perekonomian nasional. Oleh karena itu, dalam rangka pemulihan ekonomi nasional (PEN), sektor ini pun akan diberikan stimulus.

Pemerintah sedang menyiapkan skema bunga yang akan diberikan kepada debitur kredit pemilikan rumah (KPR) untuk rumah dengan luas 21 m2 sampai dengan 70 m2. Kementerian Keuangan akan berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan perbankan untuk mendata nasabah mana saja yang bisa mendapatkan subsidi.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kontribusi BRI untuk...
Kontribusi BRI untuk Program Rumah Subsidi Tembus Rp9,2 Triliun, Kuasai 54% Pasar Nasional
Mengukur Potensi Properti...
Mengukur Potensi Properti dan Bisnis dari Arah Perkembangan Kawasan
Pengembang Rumah Subsidi...
Pengembang Rumah Subsidi di Serang Sediakan Rumah Ibadah bagi Warga
PT KAP Targetkan Pembangunan...
PT KAP Targetkan Pembangunan 6.000 Unit Rumah Subsidi di 2026
Bangun Rumah Subsidi...
Bangun Rumah Subsidi di Meikarta, Danantara Tinjau Lahan Milik Lippo Group
MGK Serang Pertahankan...
MGK Serang Pertahankan Gelar Perumahan Subsidi Terbaik
Prabowo: Petugas Bekerja...
Prabowo: Petugas Bekerja Siang Malam Atasi Bencana, Tantangan Akan Selalu Ada, Kita Hadapi Bersama
Momen Prabowo Duduk...
Momen Prabowo Duduk Bersebelahan dengan ART dan Tukang Seblak di Serah Terima Rumah Subsidi
Prabowo Resmikan Akad...
Prabowo Resmikan Akad Massal 50.030 Rumah Subsidi di Serang Banten
Rekomendasi
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
Berita Terkini
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved