PTBI 2024: Sinergi Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Nasional

Rabu, 04 Desember 2024 - 10:00 WIB
loading...
PTBI 2024: Sinergi Memperkuat...
Bank Indonesia (BI) menggelar Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2024 dengan tema Sinergi Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Nasional. (Foto: iNews Media Group/Aldhi Chandra Setiawan)
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menggelar Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2024 bertema "Sinergi Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Nasional". Sejalan dengan tema tersebut, bauran kebijakan Bank Indonesia pada 2025 akan terus diarahkan untuk menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, dalam sinergi erat dengan kebijakan ekonomi nasional.

Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan rasa optimisme bahwa perekonomian Indonesia ke depan akan semakin baik. Namun, tetap mewaspadai risiko tantangan global yang meningkat. Menurutnya, ketidakpastian ekonomi global pada 2025-2026 masih akan berlanjut.

“Hasil pemilihan presiden di AS akan membawa perubahan pesat dalam lanskap geopolitik dan perekonomian dunia. Mari kita perkuat sinergi untuk melindungi negara, bangsa, dan rakyat dari gejolak global,” katanya dalam sambutan di acara PTBI 2024 di Gedung BI, Jakarta, Jumat (29/11/2024).

Ia menambahkan, ke depan ada lima tantangan global yang perlu terus dicermati dan diantisipasi. Di antaranya perlambatan dan divergensi pertumbuhan ekonomi global, penurunan inflasi dunia yang lambat, suku bunga negara maju yang masih akan bertahan tinggi, kuatnya mata uang dolar AS, serta pelarian modal dari emerging markets (ekonomi pasar negara berkembang) ke negara maju.

Merespons tantangan tersebut, Gubernur BI mengajak para pemangku kepentingan untuk menguatkan sinergi menghadapi gejolak global
PTBI 2024: Sinergi Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Nasional

Presiden RI Prabowo Subianto mengapresiasi Bank Indonesia yang terus bersinergi dalam menjaga stabilitas perekonomian. (Foto: iNews Media Group/Aldhi Chandra Setiawan)

Presiden Apresiasi Bank Indonesia
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengapresiasi sinergitas Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, dan Otoritas Jasa Keuangan sebagai garda terdepan menjaga stabilitas perekonomian. Sinergi ini perlu terus dipertahankan untuk memperkuat stabilitas, transformasi ekonomi nasional, serta kebangkitan dan keberhasilan perekonomian nasional ke depan.

“Untuk menjaga perekonomian Indonesia tumbuh kuat, sektor keuangan memegang peranan penting. Karena kalau ada kesadaran sinergi dan ada pemahaman bahwa stabilitas yang akan memungkinkan transformasi suatu bangsa. Mari bersama semua unsur di semua bidang dengan semua keahlian, kita harus bekerja dalam satu kesatuan. Kita yakin kita akan mencapai apa yang kita cita-citakan,” kata Presiden Prabowo.

Sinergi Kebijakan & Respons Bauran Kebijakan BI
Adapun sinergi bauran kebijakan yang diterapkan BI meliputi lima area penting.Diantaranya, stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, pertumbuhan domestik melalui peningkatan konsumsi dan investasi, peningkatan produktivitas dan kapasitas ekonomi nasional, pendalaman pasar keuangan untuk pembiayaan perekonomian, serta digitalisasi sistem pembayaran dan ekonomi keuangan digital nasional.

Gubernur BI menjelaskan, kebijakan moneter Bank Indonesia pada 2025 diarahkan untuk menjaga stabilitas dan juga mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dengan sinergi kebijakan ekonomi nasional (pro-stability and growth).
PTBI 2024: Sinergi Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Nasional

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo optimis perekonomian Indonesia ke depan akan semakin baik. (Foto: iNews Media Group/Aldhi Chandra Setiawan)

Sementara itu, terdapat 4 arah respons bauran kebijakan yang diarahkan untuk mendukung dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi (pro-growth), di antaranya kebijakan makroprudensial, sistem pembayaran, pendalaman pasar keuangan, dan ekonomi keuangan inklusif dan hijau.

PTBI 2024 yang merupakan forum strategis untuk menyampaikan pandangan Bank Indonesia mengenai kondisi perekonomian terkini, tantangan, prospek, dan arah bauran kebijakan Bank Indonesia ini dihadiri langsung Presiden RI Prabowo Subianto. Acara juga dihadiri pimpinan dan anggota MPR, DPR dan DPD RI, Pimpinan Lembaga Negara, Duta Besar negara sahabat, Menteri Kabinet Mer`ah Putih, Ketua OJK dan LPS, dan lembaga terkait lainnya.
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Rupiah Terus Melemah,...
Rupiah Terus Melemah, BI Keluarkan Lima Jurus Tambahan
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Rekomendasi
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved