Kolaborasi Alumni Prakerja dan SETC Dorong UMKM Berdaya Saing

Rabu, 04 Desember 2024 - 14:38 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Dirut BRI Tegaskan KUR Tidak Masuk Program Pemutihan Utang UMKM

Namun, dukungan dari komunitas alumni Prakerja dan mentor SETC membuat Eirene percaya diri. Ia belajar menggunakan aplikasi untuk membuat logo, menyusun strategi pemasaran digital, hingga membantu Ibu Dian meningkatkan kepercayaan diri dalam memasarkan produknya. Semuanya dibantu dan didukung oleh para mentor SETC juga rekan-rekannya sesama alumni Prakerja.

"Kalau saya bingung, saya suka chat di grup WhatsApp, saya tanya ini bagaimana caranya desain ini? Lalu banyak yang ngasih tahu, oh begini, pakai aplikasi untuk desain, saya diajari," paparnya.

Dian, pemilik Tent Salad, juga merasakan dampak langsung dari program ini. Meski terkendala waktu dan tenaga untuk memperluas usaha, ia semakin percaya diri dalam memasarkan produknya sebab bentuk kemasan serta desain logonya sudah jauh lebih menarik dari sebelumnya. “Bu Dian jadi lebih semangat meng-update produknya di media sosial,” kata Eirene.

Selama program Kumpul Jasa berlangsung, terlihat perubahan nyata pada UMKM yang terlibat. Produk yang sebelumnya hanya dikemas sederhana, kini hadir dengan desain yang lebih menarik. Peningkatan tidak hanya terjadi pada tampilan fisik produk, tetapi juga pada kemampuan manajerial hingga ketelitian dalam pembukuan keuangan usaha para pelaku UMKM.

Pada acara puncak, sembilan kelompok terbaik diundang untuk mempresentasikan pencapaian mereka. Dari sana, tiga kelompok pemenang dipilih sebagai yang paling inovatif dan berdampak. Kompetisi ini tidak hanya memotivasi peserta untuk memberikan yang terbaik, tetapi juga menjadi ajang pembelajaran bersama.

“Kami ingin program ini meninggalkan dampak yang nyata, baik bagi UMKM maupun alumni Prakerja,” jelas Bagus.

Kumpul Jasa telah memberikan wawasan baru tentang pentingnya kolaborasi lintas sektor. Alumni Prakerja yang awalnya hanya berbekal keterampilan dasar kini mampu menjadi fasilitator yang memengaruhi perkembangan UMKM. Sementara itu, UMKM lokal yang dulunya beroperasi secara tradisional kini mulai menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar modern.

Melalui program ini, tercipta hubungan yang saling menguntungkan. Alumni Prakerja mendapatkan pengalaman langsung yang memperkaya keterampilan mereka, sedangkan UMKM mendapatkan pendampingan yang tepat untuk mengatasi tantangan dan membuka peluang baru.

Eirene menyimpulkan perasaannya dengan lugas. "Saya tidak hanya membantu, tapi juga belajar banyak hal yang nantinya bisa saya terapkan di usaha sendiri. Ilmu dari sini tidak ada habisnya."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
DSC Transformasi Jadi...
DSC Transformasi Jadi Ekosistem Wirausaha, Siapkan Hibah Rp2,5 Miliar
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Jay Singgih Dorong Pengusaha...
Jay Singgih Dorong Pengusaha Muda Papua Bersinergi Menuju Indonesia Emas 2045
Ekonomi Lesu, Welhelm...
Ekonomi Lesu, Welhelm Kurnala Perkuat UMKM Maluku lewat Dana Stimulan
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
Rekomendasi
Sarwendah Siap Hadapi...
Sarwendah Siap Hadapi Bukti Ruben Onsu di Sidang Hak Asuh Anak
Menko PM: SDM Unggul...
Menko PM: SDM Unggul dan Teknologi Kunci Kemajuan Bangsa
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Bedah Rumah Buruh Cuci Gosok di Bogor
Berita Terkini
Investasi Rp1.010 Triliun...
Investasi Rp1.010 Triliun Mengalir ke RI Sepanjang 6 Bulan Pertama 2026, Cek Peta Penyebarannya
Solusi Kepadatan Ketapang-Gilimanuk,...
Solusi Kepadatan Ketapang-Gilimanuk, ASDP Siap Perkuat Kapasitas Layanan
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
Groundbreaking Blok...
Groundbreaking Blok Masela, Prabowo: Kita Menunggu 3 Dekade
Blok Abadi Masela Senilai...
Blok Abadi Masela Senilai Rp390 Triliun Resmi Dibangun, Bakal Serap 13 Ribu Tenaga Kerja Lokal
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.000 Triliun, Purbaya: Masih Aman
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved