Kucuran Gas Rusia ke China Kembali Cetak Rekor Terbesar untuk Kedelapan Kalinya

Rabu, 11 Desember 2024 - 10:41 WIB
loading...
Kucuran Gas Rusia ke...
Perusahaan raksasa energi Rusia, Gazprom mencetak rekor harian pada 7 Desember 2024 untuk pengiriman gas ke China melalui pipa Power of Siberia. Foto/Dok
A A A
MOSKOW - Perusahaan raksasa energi Rusia , Gazprom mencetak rekor harian pada 7 Desember 2024 untuk pengiriman gas ke China melalui pipa Power of Siberia. Volume ekspor gas Gazprom melampaui rencana atas permintaan China, untuk menjadi yang kedelapan kalinya Gazprom menembus rekor pasokan harian sejak awal tahun.

Rusia setuju untuk menyediakan 38 miliar meter kubik gas setiap tahun ke China melalui pipa Power of Siberia mulai 2025 di bawah kontrak jangka panjang bilateral. Gazprom memperkirakan bahwa pada akhir 2024, pengiriman gasnya ke China akan melebihi kewajiban kontrak tahunan, mendorong pasokan melalui pipa ke volume maksimum 38 bcm sebulan lebih cepat dari jadwal.

Baca Juga: Demi Dapatkan Gas Rusia, Negara Ini Tak Takut Sanksi AS

"Kami melihat permintaan gas Rusia di pasar China terus berkembang dan peran penting yang dimainkan gas Rusia untuk pasokan energi yang stabil ke ekonomi China," kata CEO raksasa energi, Aleksey Miller.

"Kontrak jangka panjang antara Gazprom dan CNPC memperkuat hubungan tetangga yang baik di negara tersebut," sambungnya.

China saat ini mendapatkan sebagian besar gas Rusia melalui pipa besar, yang merupakan bagian dari apa yang disebut Rute Timur. Sebagian diluncurkan pada Desember 2019, dan menjadi pipa pertama yang memasok gas Rusia ke China.

Rute Timur mencakup pipa Power of Siberia sepanjang 3.000 km, di Rusia, dan beberapa bagian di China yang membentang hingga total 5.111 km (3.175 mil).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Cadangan Mineral Tanah Jarang Terbesar Dunia, Ada Tetangga Indonesia
Biaya Logistik Menggila,...
Biaya Logistik Menggila, Pembeli Asia Batalkan Impor LPG dari AS
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Menko AHY Dorong Diaspora...
Menko AHY Dorong Diaspora Indonesia di Rusia Bentuk Asosiasi Pengusaha
Rekomendasi
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
Berita Terkini
IHSG Nyungsep, Purbaya...
IHSG Nyungsep, Purbaya Tuding Rumor Downgrade S&P Jadi Biang Kerok
Didimax Rayakan Ulang...
Didimax Rayakan Ulang Tahun ke-27, Kepala Bappebti Berikan Apresiasi
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Transisi Energi Bersih...
Transisi Energi Bersih Didoorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi
Kerugian Akibat Kejahatan...
Kerugian Akibat Kejahatan Siber Capai Rp9,1 Triliun, Indodax Ajak Verifikasi Kontak Resmi
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved