Mentan Ajak Masyarakat Kalteng Sentuh Program Pertanian Food Estate
Selasa, 01 September 2020 - 10:11 WIB
loading...
A
A
A
Dengan bantuan ini, SYL berharap wilayah Kalimantan mampu menyokong roda ekonomi nasional melalui sektor pertanian modern. "Kalau semua dilakukan secara konsisten saya yakin Indonesia mampu mewujudkan lumbung pangan dunia," sebutnya. (Baca juga: Indonesia Panaskan Perang Drone Militer Masa Depan)
Lebih lanjut SYL menjelaskan korporasi pertanian dengan model food estate di Kalimantan Tengah ini diharapkan dapat memperkuat cadangan pangan nasional, bukan hanya di hulu tapi juga bergerak di hilir dan dibangun melibatkan sinergitas pemerintah dengan swasta dan masyarakat.
Menurutnya, roda pembangunan pertanian bisa terus bergerak meski pandemi Covid-19 masih tetap membayangi. Salah satu faktor yang menyebabkan kinerja sektor pertanian tetap bisa tumbuh positif adalah gerakan percepatan tanam sehingga kegiatan produksi terus bisa berjalan.
“Sektor pertanian juga terus menguat karena ditopang program strategis dengan mentransformasi model pengelolaan yang berkorporasi dari semula yang bergerak sendiri,” terang Syahrul.
Syahrul berharap pada akhir bulan September, Ia bersama Presiden dapat berkunjung kembali ke Pulang Pisau untuk memonitor secara langsung optimalisasi lahan.
“Di lokasi ini terdapat secercah harapan Kalimantan Tengah untuk menjadi tempat rujukan pertanian yang dapat membanggakan bangsa Indonesia terutama dari sektor pertanian. Ada mimpi besar bahwa tempat ini bisa memberikan sumbangan besar untuk bangsa dan negara,” ungkapnya. (Baca juga: Ngamuk di Acara Agustusan, 22 Anggota Ormas Dibekuk)
Target Kalsel Surplus 1 Juta Ton
Lebih lanjut SYL menjelaskan korporasi pertanian dengan model food estate di Kalimantan Tengah ini diharapkan dapat memperkuat cadangan pangan nasional, bukan hanya di hulu tapi juga bergerak di hilir dan dibangun melibatkan sinergitas pemerintah dengan swasta dan masyarakat.
Menurutnya, roda pembangunan pertanian bisa terus bergerak meski pandemi Covid-19 masih tetap membayangi. Salah satu faktor yang menyebabkan kinerja sektor pertanian tetap bisa tumbuh positif adalah gerakan percepatan tanam sehingga kegiatan produksi terus bisa berjalan.
“Sektor pertanian juga terus menguat karena ditopang program strategis dengan mentransformasi model pengelolaan yang berkorporasi dari semula yang bergerak sendiri,” terang Syahrul.
Syahrul berharap pada akhir bulan September, Ia bersama Presiden dapat berkunjung kembali ke Pulang Pisau untuk memonitor secara langsung optimalisasi lahan.
“Di lokasi ini terdapat secercah harapan Kalimantan Tengah untuk menjadi tempat rujukan pertanian yang dapat membanggakan bangsa Indonesia terutama dari sektor pertanian. Ada mimpi besar bahwa tempat ini bisa memberikan sumbangan besar untuk bangsa dan negara,” ungkapnya. (Baca juga: Ngamuk di Acara Agustusan, 22 Anggota Ormas Dibekuk)
Target Kalsel Surplus 1 Juta Ton
Lihat Juga :