Rusia Perang Lawan Inflasi di Tengah Kesengsaraan Rubel

Kamis, 12 Desember 2024 - 20:36 WIB
loading...
Rusia Perang Lawan Inflasi...
Seorang perempuan berbelanja pasties di sebuah hypermarket Auchan di Novosibirsk, menjelang Natal dan Tahun Baru. FOTO/TASS
A A A
JAKARTA - Tingkat inflasi Rusia melonjak pada November di tengah kesengsaraan nilai rubel ke level terendah yang tidak pernah terlihat sejak dimulainya invasi ke Ukraina. Kremlin secara besar-besaran meningkatkan pengeluaran untuk perang Ukraina telah menggelembungkan perekonomian tetapi menyebabkan kekurangan tenaga kerja yang mendalam dan kenaikan harga.

Berdasarkan Badan Pusat Statistik Rusia, harga-harga naik 8,9% secara tahunan bulan lalu. Menurut badan statistik Rosstat harga-gharag tersebut naik dari 8,5% pada Oktober lebih dari dua kali lipat dari target pemerintah sebesar 4%.

Baca Juga: Yellen 'Tampar' Trump Soal Tarif: Makan Korban Warga AS Sendiri

Angka ini merupakan sinyal lebih lanjut bahwa bank sentral kemungkinan akan menaikkan suku bunga acuannya saat para pembuat kebijakan bertemu pada 20 Desember, karena bank sentral berusaha untuk mengendalikan inflasi yang melambung tinggi dan menopang mata uang rubel.

Biaya pinjaman sudah berada di level tertinggi dalam dua dekade terakhir. Para ekonom mengatakan bahwa karena inflasi didorong oleh rekor pengeluaran negara untuk konflik Ukraina, suku bunga yang lebih tinggi tidak terlalu berdampak pada pengendalian kenaikan harga dibandingkan dengan ekonomi yang lebih berbasis pasar.

Rubel merosot ke level terlemahnya terhadap dolar AS dalam lebih dari dua setengah tahun terakhir bulan lalu di tengah kekhawatiran akan eskalasi perang Ukraina yang telah berlangsung hampir tiga tahun.

Baca Juga: Ukraina: Rezim Assad Jatuh karena Dikhianati Putin

Mata uang ini hanya menunjukkan sedikit tanda-tanda pemulihan, dengan regulator menetapkan nilai tukar resmi pada hari Rabu lebih dari 103 rubel per dolar AS atau sekitar 25% lebih lemah daripada tingkat yang diperdagangkan sebelum invasi skala penuh ke Ukraina pada 2022 lalu.

Kepala pemberi pinjaman terbesar di Rusia, melansir dari The Moscow Times, memperingatkan minggu lalu bahwa perekonomian menunjukkan tanda-tanda perlambatan yang signifikan di beberapa sektor, termasuk di sektor konstruksi perumahan dan investasi.

CEO Sberbank, German Gref, memperingatkan Bank Sentral agar tidak melampaui batas dalam kebijakan suku bunga sehingga lebih sulit untuk kembali ke jalur pertumbuhan ekonomi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Inflasi Indonesia Mei...
Inflasi Indonesia Mei 2026 Capai 3,08%, Ini Pendorongnya
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Rekomendasi
Indro Warkop Gaungkan...
Indro Warkop Gaungkan Pesan Hidup Sehat Lewat Kebiasaan Harian
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved