13 Perusahaan Militer AS Dihajar Sanksi China, Ini Penyebabnya

Jum'at, 06 Desember 2024 - 20:57 WIB
loading...
13 Perusahaan Militer...
China menjatuhkan sanksi terhadap 13 perusahaan militer AS (Amerika Serikat) yang mulai berlaku pada Kamis, 5 Desember 2024, kemarin waktu setempat. Foto/Dok Ilustrasi
A A A
BEIJING - China menjatuhkan sanksi terhadap 13 perusahaan militer AS (Amerika Serikat) yang mulai berlaku pada Kamis, 5 Desember 2024, kemarin waktu setempat. Sanksi China ini sebagai respons atas penjualan senjata AS ke Taiwan, yang semakin memanaskan hubungan kedua negara.

Langkah itu juga sebagai sikap keberatan keras China terhadap Amerika Serikat yang mengizinkan penjualan suku cadang senilai USD385 juta dan dukungan untuk jet dan radar F-16 ke Taiwan, yang menurut Beijing merusak kedaulatan dan integritas teritorialnya.

Baca Juga: 10 Perusahaan Pertahanan Teratas di Dunia pada Tahun 2023, No 1 Cetak Pendapatan Rp984,6 T

China, yang menganggap Taiwan sebagai wilayahnya sendiri dan Presidennya Lai Ching-te sebagai separatis yang berbahaya, menentang interaksi atau kunjungan asing oleh para pemimpin pulau itu.

"Perusahaan yang menjadi sasaran sanksi China termasuk di antaranya Teledyne Brown Engineering Inc (TDY), BRINC Drones Inc dan Shield AI Inc," kata kementerian luar negeri China dalam pernyataannya seperti dilansir Reuters.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TikTok soal Kabar PHK...
TikTok soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia: Ini Bukan Keputusan Mudah
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Keluarga Pejabat di...
Keluarga Pejabat di China Dilarang Total Berbisnis, Mundur atau Tutup Usaha! Berani Tiru?
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
Rekomendasi
Aliansi Mahasiswa Menjawab...
Aliansi Mahasiswa Menjawab Desak Penguatan Pasal 33 UUD 1945 Hadapi Tantangan Global
Tesla Cybercab, Mobil...
Tesla Cybercab, Mobil Listrik Tanpa Setir Mulai Mengaspal
Sinopsis, Pemain, dan...
Sinopsis, Pemain, dan Link Nonton Wedding Agreement di VISION+
Berita Terkini
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
Bukan Sekadar Rumah...
Bukan Sekadar Rumah Sudut, Ini Alasan Rumah Hoek Selalu Diburu
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved