Jelang Natal dan Tahun Baru 2025, BI Siapkan Uang Tunai Rp133,7 Triliun

Senin, 16 Desember 2024 - 16:17 WIB
loading...
Jelang Natal dan Tahun...
Menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Bank Indonesia (BI) menyiapkan uang layak edar (ULE) sebesar Rp133,7 triliun. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Bank Indonesia (BI) menyiapkan uang layak edar (ULE) sebesar Rp133,7 triliun. Jumlah yang disediakan tersebut diperkirakan mampu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan kegiatan ekonomi khususnya pada periode Natal dan Tahun Baru.

Direktur Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI), Faris Budiawan mengatakan, untuk mendukung layanan penukaran uang Rupiah bagi masyarakat, pihaknya bekerja sama dengan perbankan dan Asosiasi Perusahaan Jasa Pengelolaan Uang Rupiah (PJPUR) untuk mengoptimalkan layanan pemenuhan kebutuhan uang tunai kepada masyarakat selama Nataru.

“BI melakukan perluasan layanan penukaran di seluruh Kantor Perwakilan BI melalui kas keliling dengan titik layanan diprioritaskan pada tempat peribadatan, institusi pendidikan Kristiani dan lokasi strategis lainnya pada tanggal 15 Desember 2024,” kata Faris dalam kegiatan Semarak Rupiah di Hari Natal Penuh Damai (SERUNAI) 2024, di Gereja Katedral, Jakarta, Minggu (15/12/2024).

Baca Juga: Setara 6,5 Bulan Impor, Cadev RI per November 2024 Menyusut ke USD150,2 Miliar

Faris menjelaskan, bahwa khusus untuk Kantor Perwakilan Bank Indonesia di daerah yang dominan merayakan Natal seperti Sumatera Utara, Pematangsiantar, Sibolga, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Papua dan Papua Barat, kegiatan kas keliling dengan titik layanan prioritas pada tempat ibadah (Gereja) atau sekolah.

“Kas keliling dilakukan selama 6 hari yaitu dari tanggal 15 sampai dengan 20 Desember 2024. Masyarakat yang akan menukarkan uang di lokasi tersebut, dapat menukarkan uang secara langsung dengan paket penukaran sebesar maksimal Rp 4 juta,” ujarnya.

Sementara itu, Pastor Kepala Gereja Katedral Jakarta Romo Hani Rudi Hartoko mengatakan, layanan penukaran uang ini baru pertama kali dilakukan di Katedral sehingga jemaat pun antusias untuk mengantre layanan tersebut.

Baca Juga: Ramalan Gubernur Bank Indonesia: The Fed Turunkan Suku Bunga 2 Kali Tahun Depan

"Kadang-kadang umat pada Hari Raya Natal memberikan tanda berbagi kasih dengan banyak orang. Dan kalau bisa memberikan dengan uang yang baru, orang menerimanya juga dengan senang. Apalagi, mungkin ada juga umat yang sudah bersiap menukar uang untuk Imlek nanti,” katanya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
Rekomendasi
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Kelakar Prabowo soal...
Kelakar Prabowo soal Nama Panglima TNI dan Kapolri: Susah Diganti
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan terkait Penggeledahan
Berita Terkini
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved