Mencetak Boaz Solossa-Boaz Solossa Baru dari Papua
Selasa, 17 Desember 2024 - 09:23 WIB
loading...
A
A
A
"Bagaimana anak-anak ini memiliki tujuan yang jelas saat menjadi atlet. Itu yang kita arahkan sehingga bakat mereka bisa maksimal tereksplor," tuturnya.
Terkait investasi sosial, Freeport telah menggelontorkan dana USD2,1 miliar dari 1992-2023.Pada 2023, Freeport mengeluarkan dana USD122 juta untuk investasi sosial. meliputi pendidikan (31,6%), kesehatan (18,8%), ekonomi (15,5%), infrastruktur (7,7%), dan hubungan pemangku kepentingan (4,2%).
![Mencetak Boaz Solossa-Boaz Solossa Baru dari Papua]()
Sedangkan dukungan budaya, olahraga, dan sosial 17,5%. Sementara lain-lain 4,8%. "Untuk investasi sosial masa depan, kita menyiapkan dana USD100 juta per tahun hingga 2041," kata Grup Leader Project Manajemen Office PTFI Andriyana Saputro. Baca juga: Update Ranking FIFA Timnas Indonesia Turun ke Peringkat 127 Dunia usai Dikalahkan Vietnam
Andri juga menemukan beberapa tantangan keberlanjutan investasi soalnya. Pertama, penguatan kemitraan pemerintah dan swasta. Kedua, stabilitas keamanan. Ketiga, kepastian usaha dan hukum. Keempat, ekspetasi pemangku kepentingan. Kelima, dinamika politik dan demografi. Keenam, tantangan global meliputi teknologi, iklim, kesehatan, dan lain-lain.
Terkait investasi sosial, Freeport telah menggelontorkan dana USD2,1 miliar dari 1992-2023.Pada 2023, Freeport mengeluarkan dana USD122 juta untuk investasi sosial. meliputi pendidikan (31,6%), kesehatan (18,8%), ekonomi (15,5%), infrastruktur (7,7%), dan hubungan pemangku kepentingan (4,2%).

Sedangkan dukungan budaya, olahraga, dan sosial 17,5%. Sementara lain-lain 4,8%. "Untuk investasi sosial masa depan, kita menyiapkan dana USD100 juta per tahun hingga 2041," kata Grup Leader Project Manajemen Office PTFI Andriyana Saputro. Baca juga: Update Ranking FIFA Timnas Indonesia Turun ke Peringkat 127 Dunia usai Dikalahkan Vietnam
Andri juga menemukan beberapa tantangan keberlanjutan investasi soalnya. Pertama, penguatan kemitraan pemerintah dan swasta. Kedua, stabilitas keamanan. Ketiga, kepastian usaha dan hukum. Keempat, ekspetasi pemangku kepentingan. Kelima, dinamika politik dan demografi. Keenam, tantangan global meliputi teknologi, iklim, kesehatan, dan lain-lain.
(poe)
Lihat Juga :