Kontras dengan Indonesia, Ini Alasan PPN di Vietnam Turun Jadi 8%
Selasa, 17 Desember 2024 - 11:59 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, Keputusan 94/2023/ND-CP telah menerapkan pengurangan PPN sebesar 2% untuk barang dan jasa yang tadinya dikenai PPN sebesar 10%, dengan beberapa pengecualian. Keputusan tersebut mencakup daftar lengkap barang dan jasa yang dikecualikan dari pengurangan PPN 2%, yang merinci kode produk dan kode HS tertentu.
Alasan Pemotongan Pajak
Sejak diimplementasikan pada 1 Januari 2024, pemotongan PPN sebesar 2% telah terbukti berperan penting dalam meringankan biaya input untuk bisnis di berbagai sektor di Vietnam. Melansir dari Vietnam Briefing, kebijakan ini telah mendorong konsumsi domestik, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mendukung stabilitas makroekonomi di tengah ketidakpastian global yang sedang berlangsung, termasuk pemulihan yang lambat di negara-negara mitra dagang utama dan gangguan dalam rantai pasokan global.
Baca Juga: Mulai 1 Januari 2025, Ikan Salmon, Daging Wagyu dan Sekolah Internasional Kena PPN 12%
Menurut para pengamat pasar, pengurangan PPN secara langsung telah berkontribusi dalam menstabilkan produksi dan kegiatan bisnis, yang pada gilirannya telah mengarah pada penciptaan lapangan kerja dan peningkatan standar hidup. Dengan menurunkan biaya produksi, perusahaan-perusahaan dapat menawarkan harga yang kompetitif, sehingga semakin menstimulasi belanja konsumen. Kebijakan ini sangat bermanfaat bagi sektor-sektor seperti ritel, otomotif, dan manufaktur.
Alasan Pemotongan Pajak
Sejak diimplementasikan pada 1 Januari 2024, pemotongan PPN sebesar 2% telah terbukti berperan penting dalam meringankan biaya input untuk bisnis di berbagai sektor di Vietnam. Melansir dari Vietnam Briefing, kebijakan ini telah mendorong konsumsi domestik, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mendukung stabilitas makroekonomi di tengah ketidakpastian global yang sedang berlangsung, termasuk pemulihan yang lambat di negara-negara mitra dagang utama dan gangguan dalam rantai pasokan global.
Baca Juga: Mulai 1 Januari 2025, Ikan Salmon, Daging Wagyu dan Sekolah Internasional Kena PPN 12%
Menurut para pengamat pasar, pengurangan PPN secara langsung telah berkontribusi dalam menstabilkan produksi dan kegiatan bisnis, yang pada gilirannya telah mengarah pada penciptaan lapangan kerja dan peningkatan standar hidup. Dengan menurunkan biaya produksi, perusahaan-perusahaan dapat menawarkan harga yang kompetitif, sehingga semakin menstimulasi belanja konsumen. Kebijakan ini sangat bermanfaat bagi sektor-sektor seperti ritel, otomotif, dan manufaktur.
Lihat Juga :