Program TKDN Peluang Emas Tingkatkan Daya Saing Manufaktur Lokal

Kamis, 19 Desember 2024 - 13:55 WIB
loading...
A A A
Ketentuan TKDN memotivasi pelaku industri untuk mengembangkan teknologi sendiri agar dapat memenuhi persyaratan komponen lokal. Dampaknya, perusahaan-perusahaan manufaktur lokal mulai berinvestasi dalam riset dan pengembangan (R&D), yang tidak hanya meningkatkan kualitas produk tetapi juga memperkuat daya saing mereka di pasar global.

4. Meningkatkan Lapangan Kerja

Penggunaan komponen dalam negeri berarti lebih banyak bahan baku, tenaga kerja, dan proses produksi dilakukan di dalam negeri. Hal ini memberikan efek berantai berupa penyerapan tenaga kerja lokal yang lebih tinggi dan peningkatan pendapatan masyarakat, terutama di sektor-sektor industri pendukung seperti logistik dan bahan baku.

Baca Juga: Dongkrak Perekonomian Nasional, 41 Kawasan Industri Baru Bakal Dibuka Mulai 2025

Dukungan Industri Furnitur Lokal Terhadap TKDN

Program TKDN mendorong berbagai sektor industri untuk lebih mengutamakan komponen lokal, termasuk industri furnitur. Salah satu contoh kontribusi nyata datang dari PT Multi Modern Nusantara (Multimo), yang telah memastikan bahwa produk-produknya, seperti meja IBM, kursi susun, dan meja kursi sekolah, sesuai dengan standar TKDN yang ditetapkan pemerintah.

Menurut Direktur Operasional Multimo, Rudy Tjokrosuwarno, langkah ini adalah wujud dukungan perusahaan terhadap kebijakan pemerintah untuk memperkuat daya saing furnitur lokal.

"Kami memanfaatkan bahan baku lokal berkualitas dan memberdayakan tenaga kerja dalam negeri, sebagai bagian dari komitmen kami terhadap program TKDN dan pembangunan industri nasional," jelasnya melalui keterangann tertulis, Kamis (19/12/2024).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
Perusahaan APAC Berlomba...
Perusahaan APAC Berlomba Adopsi AI, Data Gudang Masih Jadi Hambatan
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Percepat Produktivitas...
Percepat Produktivitas Manufaktur dengan Solusi Jaringan dan Storage Berbasis AI
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
Larangan Truk Sumbu...
Larangan Truk Sumbu 3 saat Momen Lebaran Berpotensi Ganggu Industri Manufaktur
Soal Pengadaan 105.000...
Soal Pengadaan 105.000 Kendaraan Koperasi Merah Putih, Evita: Momentum Perkuat Manufaktur Nasional
Rekomendasi
Selebrasi Berujung Petaka,...
Selebrasi Berujung Petaka, Henderson Tumbang di Azteca
Road To Garmin Run 2026,...
Road To Garmin Run 2026, Sampah Disulap Jadi Plakat Juara
Liuzhou dan Wuling,...
Liuzhou dan Wuling, Kota yang Melahirkan Mobil Rakyat
Berita Terkini
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Populasi Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Streamlining BUMN Transparan, Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK
IHSG Masih Berlari di...
IHSG Masih Berlari di Zona Hijau, Pagi Ini Bertengger pada Level 5.893
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
Dulu Termiskin, Negara...
Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved