alexametrics

Perry Warjiyo Akui Pertumbuhan Kredit Perbankan Melambat

loading...
Perry Warjiyo Akui Pertumbuhan Kredit Perbankan Melambat
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengakui pertumbuhan kredit sepanjang 2019 masih belum kuat. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengakui pertumbuhan kredit sepanjang 2019 masih belum kuat. Hal ini dikarenakan pada November 2019 hanya mengalami peningkatan tipis dari 6,53% (yoy) pada Oktober 2019 menjadi 7,05% (yoy).

Adapun, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK). DPK tumbuh tipis dari Oktober 2019 sebesar 6,29% (yoy) menjadi 6,72% (yoy) pada November 2019. "Dengan mempertimbangkan dinamika tersebut, pertumbuhan kredit perbankan 2019 sebesar 6,08% sedangkan pertumbuhan DPK sebesar 6,54%," ujar Perry di Jakarta, Jumat (24/1/2020).

Dia pun melanjutkan, meski begitu menurutnya bahwa transmisi suku bunga ke pasar uang berjalan cukup baik. Ini tercermin pada penurunan suku bunga PUAB tenor 1 minggu sebesar 111 bps menjadi 5,06% dan suku bunga JIBOR tenor 1 minggu sebesar 117 bps menjadi 5,07% sejak akhir Juni 2019.



"Meskipun pada November 2019 sedikit meningkat dipengaruhi pola musiman permintaan kredit akhir tahun," jelasnya.

Ke depan, Bank Indonesia tetap menempuh kebijakan makroprudensial yang akomodatif dan memperkuat koordinasi dengan otoritas terkait sehingga dapat tetap menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendorong fungsi intermediasi perbankan.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak