Kredit Perbankan Tumbuh 4,73%, Sinyal Dunia Usaha Mulai Pulih
Kamis, 16 Desember 2021 - 18:23 WIB
loading...
Data Bank Indonesia (BI) memperlihatkan adanya pertumbuhan kredit perbankan pada November 2021 untuk menjadi sinyal pemulihan dunia usaha. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Data Bank Indonesia (BI) memperlihatkan adanya pertumbuhan kredit perbankan pada November 2021 untuk menjadi sinyal pemulihan dunia usaha . Tercatat, Intermediasi perbankan terus membaik dengan pertumbuhan kredit sebesar 4,73% (yoy).
"Pertumbuhan kredit lebih merata pada semua jenis penggunaan, baik kredit modal kerja, kredit investasi maupun kredit konsumsi, yang masing-masing tumbuh 5,38% (yoy), 4,30% (yoy), dan 4,11% (yoy)," ujar Gubernur BI, Perry Warjiyo di Jakarta, Kamis(16/12/2021).
Baca Juga: Hindarkan Masyarakat dari Jerat Pinjol, LaNyalla Minta Akses Kredit Bank Dipermudah
Dari sisi sektoral, pertumbuhan kredit juga lebih broad based di hampir seluruh sektor perekonomian dan UMKM, mengindikasikan meningkatnya permintaan kredit sejalan dengan pemulihan aktivitas dunia usaha.
"Dari sisi penawaran, Bank Indonesia terus menempuh kebijakan makroprudensial longgar, sementara perbankan menurunkan standar penyaluran kredit seiring dengan menurunnya persepsi risiko kredit," ungkap Perry.
"Pertumbuhan kredit lebih merata pada semua jenis penggunaan, baik kredit modal kerja, kredit investasi maupun kredit konsumsi, yang masing-masing tumbuh 5,38% (yoy), 4,30% (yoy), dan 4,11% (yoy)," ujar Gubernur BI, Perry Warjiyo di Jakarta, Kamis(16/12/2021).
Baca Juga: Hindarkan Masyarakat dari Jerat Pinjol, LaNyalla Minta Akses Kredit Bank Dipermudah
Dari sisi sektoral, pertumbuhan kredit juga lebih broad based di hampir seluruh sektor perekonomian dan UMKM, mengindikasikan meningkatnya permintaan kredit sejalan dengan pemulihan aktivitas dunia usaha.
"Dari sisi penawaran, Bank Indonesia terus menempuh kebijakan makroprudensial longgar, sementara perbankan menurunkan standar penyaluran kredit seiring dengan menurunnya persepsi risiko kredit," ungkap Perry.
Lihat Juga :