Sistem Pembayaran BRICS Jalan Terus, Ancaman Dedolarisasi Belum Usai

Sabtu, 21 Desember 2024 - 08:51 WIB
loading...
A A A
Sistem ini mencakup alat kliring dan asuransi baru yang bekerja tanpa kendali luar. Sistem pembayaran baru ini menunjukkan perubahan besar dalam sistem pembayaran global. "Kami juga tengah mengusahakannya – sistem asuransi transaksi, termasuk asuransi untuk pergerakan barang dan kargo, yang juga tidak bergantung pada pengaruh eksternal yang merugikan," kata Ryabkov.

Baca Juga: Tak Seperti Indonesia, Vietnam Pangkas PPN Sebesar 2%, Kurangi Kementerian dan PNS

Dengan begitu, sistem ini secara langsung menantang dominasi dolar AS dengan memberi negara-negara BRICS alat keuangan mereka sendiri. Perubahan ini menandai langkah kunci dalam tren dedolarisasi di seluruh negara BRICS.

Ryabkov membuat pernyataan yang jelas. "Secara keseluruhan, ini adalah hal minimum yang dapat memungkinkan 'BRICS' untuk mengatakan bahwa segala sesuatunya telah bergerak maju dan alternatif nyata telah muncul." Ini menegaskan sesuatu yang penting, bahwa negara-negara BRICS kini memiliki sistem yang berfungsi. BRICS tidak perlu lagi menggunakan dolar sebanyak dulu.

Selain itu, negara-negara di dunia kini dapat berdagang secara berbeda. Beberapa negara telah menggunakan mata uang lokal, bukan dolar, dan ini sudah mengubah cara kerja perdagangan. Dolar AS tidak akan sekuat dulu. Negara-negara lain juga mungkin akan segera bergabung dengan BRICS dan ingin menggunakan cara pembayaran yang berbeda.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Rupiah Ambruk ke 18.128...
Rupiah Ambruk ke 18.128 per Dolar AS, Apa Pemicu Sebenarnya?
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
Rekomendasi
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Seleksi Beasiswa Jalur Prestasi Basket
5 Tanda Kuku yang Bisa...
5 Tanda Kuku yang Bisa Jadi Gejala Penyakit, Jangan Diabaikan!
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
Berita Terkini
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Hadapi Dinamika Pasar...
Hadapi Dinamika Pasar Energi Global, PLN EPI Perkuat Kompetensi SDM
3 Cara Cek Emas Asli...
3 Cara Cek Emas Asli untuk Menghindari Kerugian Finansial
MNC Bank Gandeng MNC...
MNC Bank Gandeng MNC Sekuritas Dorong Literasi Keuangan Gen Z lewat Solusi Perbankan Digital
Beli Properti Lebih...
Beli Properti Lebih Ringan? KPR BRI Solusi Jawabannya!
Transformasi Digital...
Transformasi Digital dan HSSE Jadi Kunci Elnusa Petrofin Perkuat Rantai Pasok Energi
Infografis
Audit Pemotongan Saldo...
Audit Pemotongan Saldo Dobel di Sistem Pembayaran Transjakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved