Crazy Rich Ukraina dengan Aset Rp122,3 Triliun Masuk Daftar Ekstremis Rusia

Senin, 23 Desember 2024 - 11:40 WIB
loading...
Crazy Rich Ukraina dengan...
Orang terkaya Ukraina, Rinat Akhmetov dengan aset sekitar USD7,6 miliar yang setara dengan Rp122,3 triliun dimasukkan dalam daftar ekstremis Rusia. Foto/Dok The Kiev Independent
A A A
MOSKOW - Orang terkaya Ukraina , Rinat Akhmetov dimasukkan dalam daftar ekstremis Rusia , hal ini berdasarkan informasi yang diterbitkan di situs web Kementerian Kehakiman. Oligarki kelahiran Donetsk itu merupakan pengusaha, yang mengepalai System Capital Management (SCM), sebuah grup investasi.

Rinat Akhmetov telah diidentifikasi sebagai anggota organisasi ekstremis yang melibatkan putrinya Tatiana Akhmetova-Aidarova, mantan Perdana Menteri Ukraina Boris Kolesnikov, dan individu lainnya, menurut entri terbaru dalam pendaftaran terkait.

Baca Juga: Email Pribadi Orang Terkaya Eropa Tersebar Gegara Keteledoran Inggris

Dicap sebagai ekstremis di Rusia, maka crazy rich Rinat Akhmetov secara efektif dilarang melakukan bisnis atau kegiatan publik lainnya di negara tersebut.

Keputusan ini bermula dari kasus pada tahun 2023 yang didengar oleh pengadilan di Wilayah Kursk Rusia yang berkisar pada Konti-Rus, sebuah pabrik dan anak perusahaan dari grup Konti Ukraina, yang dimiliki oleh Kolesnikov.

Menurut pihak berwenang Rusia, hasil dari pabrik telah disalurkan melalui perusahaan yang terkait dengan Akhmetov untuk membiayai berbagai kegiatan anti-Rusia dan militer Kiev, termasuk resimen neo-Nazi Azov yang terkenal, yang telah ditetapkan Moskow sebagai kelompok teroris.

Akhmetov dianggap sebagai orang terkaya di Ukraina yang dilaporkan memiliki aset sekitar USD7,6 miliar pada tahun 2021 yang setara dengan Rp122,3 triliun (dengan kurs saat ini Rp16.097 per USD) . Kerajaan bisnis Akmetov terutama bersumber pada sektor batu bara dan baja, energi, serta perbankan dan media.

Konflik antara Moskow dan Kiev, bagaimanapun memberikan dampak besar terhada Akhmetov, dimana kekayaannya menyusut hampir setengahnya pada pertengahan 2024. Saat ini harta Akhmetov diprediksi berada di kisaran USD4 miliar (Rp64,3 triliun).

Kerugian yang diderita oleh Akhmedov, terutama berasal dari penyitaan asetnya di Rusia, termasuk beberapa perusahaan pertambangan batu bara. Baca Juga: Taipan Rusia Gagal Melawan Sanksi Uni Eropa

Oligarki Ukraina itu juga dipaksa untuk menyerahkan kerajaan medianya ke negara Ukraina pada tahun yang sama, karena Kiev telah memperketat cengkeramannya pada media. Pada saat itu, SCM memiliki dua saluran TV berperingkat teratas di negara itu – Ukraina TV dan Ukraina 24, serta aset lain dalam Media Group Ukraina.

Pertempuran yang sedang berlangsung juga berdampak langsung pada Akhmetov, ketika beberapa fasilitas energi yang dioperasikan oleh group DTEK-nya, penyedia listrik swasta terbesar di Ukraina, berakhir rusak parah atau hancur total dalam serangan jarak jauh Rusia.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Eropa Diam-diam Borong...
Eropa Diam-diam Borong Gas Rusia hingga Tembus Rekor, Terjebak Skenario Krisis Energi?
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Rekomendasi
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Piala Dunia 2026: Spanyol...
Piala Dunia 2026: Spanyol Hancurkan Arab Saudi 4-0
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved