Faisal Basri Minta Kementerian BUMN Dihapus, Ini Respon Pemerintah
Selasa, 01 September 2020 - 15:27 WIB
loading...
A
A
A
Arya juga mengatakan, kehadiran pihak swasta di Kementerian BUMN justru membuat kinerja perusahaan negara semakin baik. Dan ini salah satu langkah inklusif yang dilakukan pihaknya. Dia juga menegaskan, pihaknya tidak anti persaingan, justru dengan keberadaan pihak swasta di BUMN itu sangat mendukung adanya persaingan.
"Malah sekarang ini kenapa banyak juga yang swasta di BUMN dan supaya lebih efisien dan efektif. Jadi, kalau dikatakan bahwa anti persaingan, justru swasta itu malah sangat mendukung namanya persaingan," kata Arya.
Ia juga menyebut, memang di beberapa negara tidak ada Kementerian BUMN, namun ada holding perusahaan yang dikontrol oleh negara. Dia beri contoh di Singapura, di negara tersebut tidak ada Kementerian BUMN namun ada holding perusahaannya yang dikenal dengan Temasek.
"Nah ini perlu kita ingatkan, Singapura itu memang enggak ada kementerian BUMN, tapi ada holding BUMN-nya, ada holding besarnya namanya Temasek, bahwa dia dalam bentuk perusahaan dan disatukan seluruh perusahaan yang ada di Singapura di bawah Temasek," terangnya.
"Malah sekarang ini kenapa banyak juga yang swasta di BUMN dan supaya lebih efisien dan efektif. Jadi, kalau dikatakan bahwa anti persaingan, justru swasta itu malah sangat mendukung namanya persaingan," kata Arya.
Ia juga menyebut, memang di beberapa negara tidak ada Kementerian BUMN, namun ada holding perusahaan yang dikontrol oleh negara. Dia beri contoh di Singapura, di negara tersebut tidak ada Kementerian BUMN namun ada holding perusahaannya yang dikenal dengan Temasek.
"Nah ini perlu kita ingatkan, Singapura itu memang enggak ada kementerian BUMN, tapi ada holding BUMN-nya, ada holding besarnya namanya Temasek, bahwa dia dalam bentuk perusahaan dan disatukan seluruh perusahaan yang ada di Singapura di bawah Temasek," terangnya.
(akr)
Lihat Juga :