Faisal Basri Minta Kementerian BUMN Dihapus, Ini Respon Pemerintah

Selasa, 01 September 2020 - 15:27 WIB
loading...
Faisal Basri Minta Kementerian...
Staf khusus Menteri BUMN merespon pernyataan yang disampaikan Ekonom Senior Faisal Basri terkait penghapusan Kementerian BUMN. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merespon pernyataan yang disampaikan Ekonom Senior Faisal Basri terkait penghapusan Kementerian BUMN saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR senin kemarin. Dalam forum tersebut, Faisal mengatakan bahwa Kementerian BUMN sejak lama diisi oleh orang profesional yang berasal dari pihak swasta, mulai dari Rini Soemarno hingga Erick Thohir.

(Baca Juga: Faisal Basri Sebut Komandan Ekonomi Jokowi Tak Paham Resesi, Nyindir Siapa? )

Faisal menilai, hal itu membuat sejumlah perusahaan plat merah anti persaingan sehingga dikhawatirkan akan membuat perseroan negara tidak sehat di kemudian hari. Menanggapi hal itu, Staf khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menegaskan, justru kehadiran Kementerian yang dinahkodai Erick Thohir itu untuk mendorong kerja-kerja perseroan plat merah. Di mana, Kementerian BUMN sebagai penyelenggara pengawasan seluruh anak cucu usahanya.

Bahkan kata Arya, bila Kementerian BUMN dihapus itu berarti membuat Indonesia semakin mundur. "Dan kita akan mundur lagi kalau seperti itu gitu (penghapusan). Karena inikan, menyelenggarakan pengawasan BUMN, supaya BUMN-nya sehat daripada BUMN sebelum sebelumnya," ujar Arya saat dihubungi, Jakarta, Selasa (1/9/2020).

(Baca Juga: Temuan Erick Thohir, Ada BUMN Nakal Suka Beri Hadiah ke Pejabat Negara )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Rekomendasi
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
3 Pengamen di Bekasi...
3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Sempat Ditangkap dan Diselesaikan Melalui RJ
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved