Lagi dan lagi, Sri Mulyani Revisi Ekonomi 2020 Jadi Minus 1,1%
Selasa, 01 September 2020 - 17:19 WIB
loading...
A
A
A
(Baca Juga: Reformasi Sistem Kesehatan, Sri Mulyani Gelontorkan Rp169,7 Triliun di 2021 )
Diungkapkan juga oleh Mantan Direktur Bank Dunia itu bahwa, pemulihan ekonomi akan sangat bergantung berbagai faktor. Untuk itu, skenario penanganan covid -19 harus berhasil agar bisa memulihkan ekonomi 2021.
"Di 2021 tergantung akselerasi reformasi bidang struktural untuk tingkatkan produktivitas, daya saing dan iklim investasi serta tergantung kemampuan fiskal dalam mendukung program PEN baik pemulihan sisi demand dalam bentuk bansos dan BLT. Lalu suplai sisi pemulihan sektor produksi," jelasnya.
Diungkapkan juga oleh Mantan Direktur Bank Dunia itu bahwa, pemulihan ekonomi akan sangat bergantung berbagai faktor. Untuk itu, skenario penanganan covid -19 harus berhasil agar bisa memulihkan ekonomi 2021.
"Di 2021 tergantung akselerasi reformasi bidang struktural untuk tingkatkan produktivitas, daya saing dan iklim investasi serta tergantung kemampuan fiskal dalam mendukung program PEN baik pemulihan sisi demand dalam bentuk bansos dan BLT. Lalu suplai sisi pemulihan sektor produksi," jelasnya.
(akr)
Lihat Juga :